Latest News

Berbagai Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum Maupun Sesuai Jenisnya

Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak menular. Penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti. Namun, timbulnya gejala psoriasis diketahui melibatkan kondisi autoimun. Seperti apa gejala psoriasis?

Gejala umum psoriasis yang sering muncul

psoriasis

Psoriasis terjadi ketika sel-sel kulit di tubuh membelah secara tidak normal atau berlebihan. Pada orang normal, biasanya kulit mati akan terkelupas dan tergantikan dengan sel kulit baru dalam beberapa minggu. Namun, hal ini tidak terjadi pada orang yang menderita psoriasis.

Penyakit kulit ini menyebabkan sel kulit berkembang biak hingga 10 kali lebih cepat dari biasanya. Alhasil, sel kulit baru akan muncul dan tumbuh hanya dalam hitungan hari. Ini merupakan penyebab psoriasis, yang ditandai dengan permukaan kulit yang menebal dan terakumulasi di area tertentu.

Gejala khas psoriasis ditandai dengan adanya bercak kulit putih atau kemerahan yang tebal. Biasanya ciri penyakit psoriasis ini muncul pada kaki, punggung, lutut, siku, tangan, dan kulit kepala.

Selain itu, penderita psoriasis juga mengalami berbagai gejala, antara lain kulit pecah-pecah yang terkadang bisa berdarah, kuku menebal dengan tekstur yang tidak rata, dan pembengkakan atau kekakuan pada persendian.

Waspadai gejalanya, karena pria dan wanita usia produktif (15-35 tahun) memiliki kemungkinan yang sama untuk mengembangkan psoriasis. Selain itu, mPenting untuk mengenali tanda dan gejala psoriasis agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Mengenali Gejala Psoriasis Berdasarkan Jenisnya

Gejala psoriasis bervariasi tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya. Namun, gejala yang muncul juga dipengaruhi oleh jenis psoriasis yang Anda miliki. Setiap jenis psoriasis memiliki tanda uniknya sendiri.

Berikut ini adalah berbagai gejala menurut jenis psoriasis.

1. Gejala psoriasis vulgaris (psoriasis plak)

Psoriasis vulgaris (plak) adalah jenis psoriasis yang paling umum. Dilansir dari American Academy of Dermatology, sekitar 90 persen orang yang terkena psoriasis memiliki jenis yang satu ini. Penampilannya ditunjukkan oleh:

  • bercak merah pada kulit dengan sisik perak tebal,
  • lapisan kering, tipis, putih keperakan yang menutupi plak,
  • muncul paling sering di kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bawah,
  • kulit kering dan pecah-pecah sampai berdarah, juga
  • gatal dan terbakar di daerah yang terkena.

Selain pada lengan, punggung, atau siku, gejala juga bisa muncul di kuku atau disebut psoriasis kuku. Beberapa perubahan yang terlihat termasuk lekukan kecil di kuku, lapisan kuku yang menebal.

Tekstur kuku pada orang dengan psoriasis kuku dapat menjadi lebih kasar atau rusak, dan warna putih, kuning, atau kecoklatan muncul di bawah kuku. Psoriasis kuku juga dapat menyebabkan penumpukan sel kulit di bawah kuku.

Ada juga psoriasis kulit kepala yang termasuk dalam tipe ini. Psoriasis kulit kepala sering disangka ketombe berlebihan yang sayangnya sering diabaikan oleh sebagian orang. Padahal, keduanya memiliki gejala yang berbeda. Jika ada beberapa area kulit yang tampak merah, menebal, dan bersisik, Anda mungkin menderita psoriasis.

2. Gejala psoriasis guttate

Psoriasis gutata adalah jenis psoriasis yang ditandai dengan bercak kecil berwarna merah muda dan bersisik. Gejala bisa muncul tiba-tiba dan biasanya menutupi area tubuh, kaki, dan lengan yang luas. Terkadang, bercak juga muncul di kulit wajah, kepala, dan telinga.

Kondisi ini paling sering menyerang orang dewasa muda dan anak-anak. Biasanya kondisi psoriasis seperti ini dipicu oleh infeksi bakteri seperti radang tenggorokan.

Berbagai gejala psoriasis ini bisa datang dan pergi seumur hidup atau bahkan muncul hanya sekali seumur hidup dan hilang seiring dengan penyembuhan radang tenggorokan.

3. Psoriasis terbalik

gejala psoriasis
Sumber: MedicineNet

Gejala psoriasis terbalik muncul di area lipatan kulit seperti ketiak, selangkangan, area payudara, alat kelamin, dan bokong. Umumnya, psoriasis terbalik dipicu oleh infeksi jamur pada kulit.

Tidak seperti jenis psoriasis lainnya, perubahan kulit (lesi) yang muncul pada psoriasis terbalik terlihat halus dan tidak menimbulkan sisik keperakan. Hal ini disebabkan karena tingkat kelembapan pada lipatan kulit yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit pada bagian tubuh lainnya.

Lesi kulit psoriasis terbalik luas dan ungu, coklat, atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Pada orang ras Kaukasia, lesi tampak lebih merah. Terkadang, gejalanya bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang akan terasa perih.

4. Psoriasis pustular

Psoriasis pustular (psoriasis pustular) ditandai dengan munculnya pustula, yaitu benjolan kecil berisi nanah. Karakteristik ini membuat jenis ini lebih dikenali daripada jenis psoriasis lainnya. Psoriasis pustular dibagi menjadi tiga jenis yang masing-masing dapat menyebabkan gejala yang berbeda.

Pada psoriasis pustular umum, pustula menyebar ke hampir seluruh bagian tubuh. Kondisinya diikuti oleh berbagai masalah kesehatan lainnya termasuk demam, sakit kepala, nyeri sendi, kelemahan otot, dan rasa lelah yang tidak biasa. Jika ini terjadi, pasien harus segera mencari perawatan medis.

Pada psoriasis pustular palmar-plantar (PPP), munculnya pustula hanya terjadi di area tubuh tertentu seperti telapak tangan atau telapak kaki, terutama di bagian bawah ibu jari atau sisi pergelangan kaki. Awalnya ditandai dengan terbentuknya plak kemerahan yang berubah warna menjadi coklat dan menyebabkan kulit mengelupas.

Sedangkan pada psoriasis acripustulosis pustules, timbul bintil-bintil kecil pada jari tangan atau jempol kaki yang dapat menimbulkan sensasi terbakar. Peradangan ini biasanya terjadi setelah kulit terluka atau mengalami infeksi. Jenis ini akan membuat penderitanya merasa mual saat melakukan aktivitas yang menggunakan banyak tangan atau kaki.

5. Psoriasis eritroderma

Psoriasis eritroderma adalah kasus langka di tubuh yang ditutupi dengan ruam merah dan mengelupas yang gatal dan terasa panas seolah-olah terbakar. Berbagai gangguan klinis yang juga akan dirasakan adalah:

  • naik turunnya suhu tubuh dengan cepat,
  • demam,
  • nyeri sendi arthritis psoriatis,
  • peningkatan detak jantung,
  • pembengkakan pada kaki, dan
  • Pustula atau ruam kulit yang berisi nanah khas psoriasis pustulosa juga dapat muncul di area kulit yang meradang.

Kebanyakan orang dengan psoriasis eritroderma juga memiliki jenis psoriasis lain. Dalam beberapa kasus, psoriasis yang memburuk atau tidak membaik setelah pengobatan dapat berkembang menjadi psoriasis eritroderma.

Kapan saya harus ke dokter?

dermatolog

Jika Anda mengenali ciri-ciri psoriasis seperti yang telah dijelaskan di atas, segera konsultasikan ke dokter. Dokter kemudian akan memeriksa gejala dan memberikan perawatan medis melalui pengobatan psoriasis. Bicaralah dengan dokter Anda jika penyakit Anda:

  • Itu gigih dan membuat Anda sakit dan tidak nyaman.
  • Membuat Anda khawatir tentang penampilan Anda.
  • Menyebabkan masalah persendian, seperti nyeri, bengkak, atau yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Sulit melakukan rutinitas sehari-hari.

Jika dibiarkan, gejala psoriasis tidak hanya bertambah parah, tetapi juga dapat memengaruhi persendian (psoriasis arthritis). Komplikasi ini bisa membuat sendi menjadi kaku dan lambat laun rusak. Akibatnya, seseorang berisiko tinggi mengalami kelainan bentuk sendi permanen.

Segera cari pertolongan medis atau kunjungi dokter kulit jika tanda dan gejala psoriasis semakin parah atau tidak membaik dengan pengobatan. Ini tandanya Anda membutuhkan obat yang berbeda atau kombinasi dari perawatan lain untuk membantu mengendalikannya.

Postingan Aneka Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum maupun Menurut Jenisnya muncul pertama kali di Hello Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top