Latest News

Langkah-Langkah Mengatasi Halusinasi Ketika Sedang Naik Gunung

Tenaga yang habis saat mendaki gunung bisa membuat seseorang berhalusinasi. Halusinasi menyebabkan seseorang merasa melihat, mendengar, menyentuh, merasakan, atau mencium sesuatu yang tidak benar-benar ada. Jika tidak segera diatasi, halusinasi yang mengalami halusinasi di gunung bisa tersesat atau bahkan mengalami kecelakaan. Itulah sebabnya, setiap pendaki gunung perlu mengetahui cara yang cepat dan tepat untuk mengatasi halusinasi yang dapat terjadi pada waktu yang tidak terduga.

Penyebab halusinasi di pegunungan

Banyak orang berpikir bahwa mendengar suara misterius saat mendaki gunung adalah bentuk peristiwa mistis. Padahal kenyataannya tidak demikian. Secara medis, fenomena ini ternyata menjadi tanda bahwa Anda mengalami efek psikotik seperti halusinasi.

Ini disetujui oleh Dr. Hermann Burgger, seorang pemimpin Institute of Mountain Emergency Medicine di Eurac Research Italy. Di halaman Live Science, Hermann mengatakan bahwa semakin tinggi posisi seseorang di gunung, semakin rentan mereka mengalami efek psikosis.

Terlepas dari efek psikosis, halusinasi juga dikaitkan dengan penyakit ketinggian (takut ketinggian). Penyakit ini umumnya menyerang pendaki di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Alasannya karena tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga Anda akan mengalami gejala seperti pusing, mual, kesulitan fokus, dan gangguan keseimbangan.

Ya, semakin tinggi posisi Anda, semakin tipis kandungan oksigennya. Itulah sebabnya, orang akan lebih berisiko mengalami halusinasi ketika mereka telah mencapai ketinggian tertentu.

Cara cepat mengatasi halusinasi di gunung

Tanpa panjang, pedoman berikut untuk berurusan dengan halusinasi di gunung yang perlu Anda perhatikan:

1. Beristirahat sejak

Hal pertama yang harus dilakukan segera ketika mengalami halusinasi di gunung adalah istirahat. Jadi, ketika Anda merasa lelah dan merasa tidak dapat terus mendaki, jangan ragu untuk meminta kelompok untuk berhenti dan beristirahat sejenak.

Carilah permukaan yang rata untuk memperpanjang kaki. Buka tas Anda untuk memastikan posisi punggung Anda rileks.

2. Bernapas perlahan

Medan gunung yang curam membuat napas Anda lebih cepat dan lebih pendek. Jika Anda tidak pandai mengendalikan napas, Anda akan lebih rentan mengalami sesak napas.

Nah, untuk itu, ketika Anda memiliki tempat dan posisi yang nyaman untuk beristirahat, cobalah sesuaikan pernapasan Anda hingga kembali normal dan tidak kesulitan. Langkah-langkah mengatasi halusinasi di gunung penting untuk diperhatikan agar kondisi Anda tidak bertambah buruk.

Anda harus melonggarkan pakaian Anda untuk membuatnya lebih mudah dan lebih mudah untuk bernapas.

2. Minum air putih

Saat agak bagus, minumlah air yang cukup. Selain efektif dalam menghilangkan halusinasi di gunung, metode ini juga efektif untuk menghindari dehidrasi.

Jika tidak ada air bersih, minta sesama pendaki untuk menemukan sumber air bersih terdekat atau mengonsumsi tanaman di sekitar Anda yang mengandung banyak air.

3. Minum obat

Jika Anda merasakan sakit kepala, segera bawa pereda nyeri seperti Paracetamol di kotak P3K.

Obat ini bisa bekerja cepat untuk mengurangi sakit kepala yang Anda alami. Namun, pastikan Anda minum obat penghilang rasa sakit dengan dosis yang tepat, ya.

Anda juga dapat menggunakan oksigen ekstra untuk mendapatkan lebih banyak oksigen saat Anda bernapas sambil mengurangi gejala halusinasi di pegunungan lain.

4. Pertahankan ritme langkah-langkahnya

Jangan biarkan tubuh Anda beristirahat terlalu lama atau bahkan tertidur. Karena, itu justru membuat halusinasi yang Anda alami di gunung semakin buruk. Selain itu, ini juga akan mengurangi suhu tubuh, membuat Anda lebih rentan terhadap hipotermia.

Tanda-tanda hipotermia bervariasi tergantung pada seberapa rendah suhu seseorang telah turun. Menggigil mungkin adalah gejala pertama yang Anda perhatikan ketika suhu mulai turun.

5. Buka tenda

Jika kondisi Anda memburuk dan tidak lagi bisa memanjat, Anda seharusnya tidak dipaksa. Bicaralah dengan teman dan minta mereka untuk membuka tenda sehingga Anda benar-benar dapat beristirahat.

Jika gejalanya tidak membaik dalam 24 jam, tunda untuk terus mendaki ke puncak gunung dan segera turun untuk mendapatkan perawatan medis yang berkualitas.

Pada dasarnya batas kemampuan setiap orang untuk mendaki gunung berbeda. Bisa menaklukkan puncak memang bangga, tetapi jangan sampai justru membuat Anda mengabaikan keselamatan Anda sendiri.

Ingat! Halusinasi di gunung tidak boleh diremehkan. Anda harus bergegas dan menanganinya agar kondisi ini tidak bertambah buruk.

Posting Langkah untuk Mengatasi Halusinasi Ketika Naik Mt. pertama kali muncul di Hello Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top