Hari

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Mungkin Anda sering mendengar bahwa dianjurkan untuk melakukan pengukuran tekanan darah di pagi hari. Banyak yang bilang, hasil tes tekanan darah di pagi hari lebih akurat untuk mendeteksi gangguan kesehatan. Lantas, bagaimana jika diukur di lain waktu? Benarkah ada perbedaan tekanan darah pada pagi, siang, atau sore hari?

Perbedaan tekanan darah

Darah dalam tubuh Anda memiliki fungsi penting sebagai pembawa oksigen dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Tanpa tekanan, darah Anda tidak dapat didorong dan diedarkan ke seluruh tubuh Anda.

Ketika ada masalah tekanan darah, Anda akan disarankan untuk memeriksakan diri untuk mengetahui apakah ada penyakit yang Anda derita atau tidak. Menurut LiveScience, sebuah penelitian menyatakan bahwa pengukuran tekanan darah di pagi hari dapat melihat masalah kesehatan lebih baik daripada jika dilakukan pada malam hari.

Ini dijelaskan oleh Dr. Satoshi Hoshide, dari Universitas Kedokteran Jichi. P.Perbedaan tekanan darah cenderung meningkat di pagi hari, dan lebih umum terjadi pada orang Asia daripada orang di negara barat.

Apa sajakah faktor yang mempengaruhi perbedaan tekanan darah?

Setelah mengetahui hal ini, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa ini terjadi. Sebenarnya tekanan darah setiap orang akan selalu berfluktuasi. Polanya akan mulai tinggi pada pagi hingga siang hari kemudian mencapai puncaknya pada sore hari dan kemudian turun kembali pada malam hari.

Pola perubahan tekanan darah ini erat kaitannya dengan jam biologis tubuh alias ritme sirkadian. Jam biologis tubuh mengatur kerja setiap organ tubuh manusia menurut jadwal tertentu dalam rentang waktu 24 jam atau satu hari.

Tekanan darah dikatakan normal bila di bawah 120/80 mm Hg. Waspadalah bila angka atas berada pada kisaran 120-139 dan angka yang lebih rendah adalah 80-89, maka dapat dikatakan Anda berisiko terkena hipertensi. Jika tekanan darah Anda berbeda, coba ingat apakah Anda memiliki salah satu faktor risiko berikut.

  • Hobi merokok dan ngopi. Kebiasaan merokok dan minum kopi bisa membuat risiko peningkatan tekanan darah di pagi hari semakin besar.
  • Narkoba. Beberapa obat yang Anda minum juga dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah. Misalnya pada obat asma, obat kulit dan alergi, serta obat flu.
  • Bekerja hingga larut malam. Jika Anda sering begadang atau bekerja bergeser Pada malam hari hal ini dapat berperan dalam menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan darah sehingga pada pagi hari tekanan darah akan meningkat.
  • Stres yang berlebihan. Kegelisahan atau stres yang berlebihan, seiring waktu, dapat menurunkan kinerja jantung dan sistem pembuluh darah Anda, menyebabkan masalah tekanan darah permanen.

Cara untuk memperbaiki perbedaan tekanan darah

Perbedaan tekanan darah ini sebenarnya bisa diperbaiki dengan cara berikut:

  • Pantau tekanan darah Anda secara teratur, hasil perbedaan tekanan darah yang sering dapat mengindikasikan kemungkinan penyakit di masa depan. Oleh karena itu, Anda harus memantau hasil pengukuran Anda agar dapat diselesaikan lebih awal.
  • Biasakan melakukan gaya hidup sehat. Seperti dengan makan teratur, cukup tidur, berolahraga, dan mengonsumsi makanan sehat. Ini dapat membantu Anda menghindari masalah tekanan darah yang berbeda.
  • Jika ini kurang membantu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar bisa mengetahui penyebabnya dan solusi terbaik untuk diri sendiri.

Postingan Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Selalu Mengantuk di Siang Hari? Mungkin Anda Mengidap Hypersomnia

Bahkan jika Anda cukup tidur setiap malam, Anda selalu mengantuk di siang hari. Waspada, bisa jadi itu gejala hipersomnia. Penyakit apa ini?

Apa itu hipersomnia?

Hipersomnia adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menjadi terlalu mengantuk di siang hari atau menghabiskan waktu terlalu lama untuk tidur. Penderita hipersomnia bisa tertidur kapan saja, bahkan saat sedang melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, seperti saat bekerja atau mengendarai kendaraan.

Dampak utama hipersomnia adalah terganggunya aktivitas, dan penurunan fungsi kognitif yang signifikan akibat rasa kantuk.

Apa penyebab hipersomnia?

Hipersomnia dapat terjadi dengan sendirinya atau dikenal dengan istilah hipersomnia primer, dimana tidak ada faktor lain yang menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan. Sedangkan hipersomnia yang disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu dikenal dengan hipersomnia sekunder.

Hipersomnia primer disebabkan oleh fungsi sistem saraf pusat dalam mengatur waktu bangun dan tidur. Gejala utama hipersomnia primer adalah rasa kantuk di siang hari meski sudah cukup tidur di malam hari. Sedangkan hipersomnia sekunder lebih mungkin disebabkan oleh rasa lelah akibat kurang tidur, mengalami gangguan tidur, riwayat penyakit kronis, konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu.

Hipersomnia primer cenderung lebih jarang daripada hipersomnia sekunder. Mengantuk tanpa sebab dapat disebabkan karena faktor lingkungan atau faktor keturunan, namun tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh penyakit genetik yang langka seperti distrofi miotonik, Sindrom Prader-Willi, dan Penyakit Norrie.

Faktor yang membuat Anda berisiko mengalami hipersomnia

Jika dibandingkan dengan wanita, pria lebih mungkin mengalami hipersomnia, kondisi ini juga lebih mungkin terjadi jika Anda:

  • Mengalami berbagai gangguan tidur, khususnya tidur apnea
  • Mengalami lebih banyak beban
  • Merokok secara teratur dan konsumsi alkohol
  • Menggunakan obat-obatan narkotika
  • Menggunakan obat penenang dan antihistamin
  • Kurang tidur.
  • Faktor keturunan, ada kerabat atau keluarga yang cenderung mengalami hipersomnia
  • Pengalaman sindrom kaki gelisah
  • Menderita depresi
  • Menderita epilepsi
  • Sejarah multiple sclerosis
  • Memiliki penyakit ginjal
  • Riwayat cedera sistem saraf, terutama trauma kepala
  • Riwayat penyakit hipotiroid

Bagaimana cara mendiagnosis hipersomnia?

Gejala hipersomnia sering terjadi, dengan American Sleep Association memperkirakan 40% populasi mengalami rasa kantuk yang berlebihan. Namun untuk mendeteksi hipersomnia primer diperlukan beberapa jenis tes dan instrumen seperti:

  • Tes fisik untuk memeriksa kewaspadaan
  • Penilaian kantuk dengan menggunakan Skala Kantuk Epworth
  • Penilaian jenis tidur yang dialami sepanjang hari dengan tes latensi tidur ganda
  • Penggunaan polisomnogram untuk memantau aktivitas otak, gerakan mata, detak jantung, kadar oksigen dan pernapasan saat tidur
  • Memantau waktu Anda bangun dan tertidur untuk menentukan pola tidur.

Apa saja gejala hipersomnia selain kantuk di siang hari?

Hipersomnia juga dapat diidentifikasi dengan perasaan mengantuk, dan beberapa efek samping dari hipersomnia meliputi:

  • Merasa lemas
  • Gangguan emosional atau mudah tersinggung
  • Gangguan kecemasan
  • Kehilangan selera makan
  • Kesulitan berpikir atau berbicara
  • Pikiran berkabut
  • Kesulitan mengingat hal-hal sederhana
  • Gelisah atau tidak bisa diam.

Kondisi yang berhubungan dengan hipersomnia

Hipersomnia primer memiliki gejala yang sangat mirip dengan serangan tidur atau narkolepsi. Namun, keduanya adalah dua kondisi yang berbeda. Selain itu, hipersomnia tidak menunjukkan gejala tidur mendadak seperti yang terjadi pada penderita narkolepsi.

Hipersomnia juga dapat dikaitkan dengan gangguan sistem saraf pusat yang cenderung sulit dikenali, seperti tumor otak, gangguan pada hipotalamus dan batang otak. Selain itu, penyakit yang terjadi di usia tua seperti Alzheimer dan Parkinson juga memiliki gejala kantuk yang berlebihan.

Bagaimana cara mengatasi hipersomnia?

Hipersomnia dapat diatasi berdasarkan penyebab hipersomnia. Hipersomnia sekunder diobati dengan menghilangkan kondisi atau penyakit yang menyebabkan hipersomnia. Penggunaan obat-obatan yang bersifat stimulan juga digunakan untuk mengurangi rasa kantuk dan membantu agar tetap terjaga.

Perubahan gaya hidup penting dilakukan dalam proses koping, salah satunya dengan menetapkan jadwal tidur yang teratur. Terapkan pola kebersihan tidur dengan menghindari aktivitas yang dapat menurunkan kualitas tidur Anda saat akan memasuki waktu tidur. Dan ciptakan kamar tidur yang nyaman dan aman untuk tidur, seperti menggunakan bantal dan menjauhkan sumber gangguan.

Individu yang mengalami hipersomnia juga disarankan untuk berhenti merokok dan konsumsi alkohol serta mengonsumsi makanan yang seimbang untuk menjaga metabolisme dan tingkat energi. Sebagian besar kondisi hipersomnia dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Jika cara ini tidak berhasil, dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Postingan Selalu Mengantuk di Siang Hari? Mungkin You Have Hypersomnia muncul pertama kali di Hello Sehat.

6 Manfaat Seks di Pagi Hari, Plus Tips Suksesnya

Kebanyakan orang masih berpikir bahwa seks adalah ritual yang hanya bisa atau mungkin dilakukan pada malam hari. Padahal, bercinta di pagi hari bukan hal yang mustahil. Memulai hari dengan bermain mata dengan pasangan bahkan bisa menjadi dorongan anti-gagal bagi Anda untuk menjalani hari yang sibuk selama sehari penuh. Apalagi manfaat seks di pagi hari untuk Anda dan pasangan?

Berbagai manfaat seks di pagi hari bisa didapat

Jika Anda dan pasangan cerdas Anda mengatur waktu mereka, bercinta di pagi hari dapat membawa manfaat berikut:

1. Mengurangi rasa sakit

Alih-alih bangun lebih antusias, Anda atau pasangan malah malah capek atau kaku? Seks setelah bangun tidur bisa menjadi obat mujarab.

Seks sebenarnya sama seperti latihan kardio atau peregangan otot yang membuat tubuh Anda terus bergerak aktif. Nah, keringat yang Anda dapatkan saat berhubungan seks ternyata merangsang produksi endorfin.

Endorfin adalah zat alami yang berfungsi mengurangi rasa sakit sehingga pegal-pegal diganti dengan tubuh yang terasa lebih ringan dan bugar. Satu baris, dua atau tiga pulau terlewati, kan?

2. Tambahkan keintiman

Memeluk, berciuman, atau saling membelai di pagi hari membantu tubuh memproduksi lebih banyak hormon oksitosin, juga disebut hormon cinta.

Oksitosin adalah zat kimia di otak yang mengendalikan perasaan cinta, kasih sayang, dan emosi positif lainnya. Dengan pelepasan hormon cinta ini, Anda akan merasa lebih nyaman, intim, dan terikat satu sama lain.

Selain itu, seks di pagi hari juga merupakan cara yang baik untuk melampiaskan hasrat lama karena kadar estrogen dan testosteron cukup tinggi di awal hari sehingga gairah seksual menjadi lebih besar dan ereksi menjadi lebih kuat.

Semakin bergairah, tentu saja kinerja Anda berdua di ranjang akan semakin stabil sehingga kepuasan fisik dan emosional setelah bercinta terasa lebih menguntungkan.

3. Meningkatkan mood

Produksi senyawa endorfin dan oksitosin di otak selama Anda berdua bermesraan terbukti membuat hari Anda lebih menyenangkan.

Kombinasi keduanya dapat membantu membuat suasana hati lebih baik dan mengurangi gejala stres. Akibatnya, Anda berdua tidak mudah terpengaruh oleh stres dan kecemasan berlebihan selama jadwal sibuk Anda. Kalian berdua juga menjadi lebih bersemangat.

4. Meningkatkan daya ingat

Tanpa diduga, manfaat seks di pagi hari juga bisa dirasakan oleh otak. Sebuah penelitian dari Universitas Oxford di Inggris pernah menyatakan bahwa seks memiliki potensi untuk mendukung daya ingat Anda karena selama waktu itu akan ada banyak sel otak baru yang tumbuh. Proses peradangan otak juga akan berkurang karenanya.

Selain mempertajam ingatan Anda, bercinta di pagi hari juga membantu Anda menjadi lebih fokus dan produktif untuk menyelesaikan sesuatu dengan lebih efisien.

5. Meningkatkan daya tahan

Seks itu seperti olahraga. Sama-sama membuat kita aktif bergerak dan memacu detak jantung lebih cepat sehingga tubuh menjadi berkeringat. Nah, melakukan aktivitas fisik yang mirip dengan cardio telah terbukti membantu memperkuat metabolisme dan daya tahan tubuh.

6. Mencegah penuaan

Semua hormon bermanfaat yang diproduksi oleh otak selama Anda bercinta dengan pasangan bisa membantu mencegah penuaan. Manfaat seks yang menyenangkan, bukan?

Studi yang dipublikasikan di halaman Berita BBC menunjukkan bahwa orang yang berhubungan seks 3 atau lebih dalam seminggu memiliki wajah yang terlihat lebih muda daripada orang yang jarang bercumbu. Apalagi jika dilakukan di pagi hari, setelah Anda sudah tahu apa manfaatnya.

Kiat sukses bercinta di pagi hari tanpa harus terburu-buru

Untuk pasangan yang ingin sesekali mencoba seks di pagi hari tetapi tidak ingin dikejar oleh kewajiban lain, mungkin ada baiknya mencoba beberapa tips di bawah ini:

  • Atur alarm sekitar 20 hingga 30 menit sebelum jadwal bangun pagi Anda, sehingga cukup bagi Anda dan pasangan untuk bercumbu.
  • Mulailah dengan foreplay seperti pelukan, sentuhan, ciuman, atau belaian sensual sebelum melakukan peneteration.
  • Minta pasangan Anda untuk secara langsung menargetkan sentuhan dan belaian pada area sensitif tubuh Anda sehingga Anda dengan cepat terangsang. Begitu juga dengan Anda sehingga pasangan bisa cepat "panas".
  • Jika terganggu oleh cahaya pagi, Anda bisa melakukannya di bawah selimut atau menutup tirai jendela.
  • Pilih posisi yang aman dan jangan mengonsumsi terlalu banyak energi, misalnya misionaris klasik atau sambil duduk di pangkuan Anda.
  • Coba juga variasi aktivitas seksual lain seperti oral atau seks handjobs, jika Anda tidak punya cukup waktu untuk penetrasi
  • Jika Anda malu dengan bau mulut atau bau badan, Anda dapat mengundang pasangan Anda untuk menyikat gigi atau mandi bersama terlebih dahulu.

Umumnya, banyak pasangan melakukan hubungan seks di malam hari. Faktanya, seks juga dapat dilakukan di pagi hari sebelum Anda bergumul dengan pekerjaan satu sama lain. Bahkan manfaatnya akan lebih maksimal jika dilakukan pada akhir pekan ketika Anda dan pasangan tidak sibuk.

Posting 6 Manfaat Seks di Pagi, Plus Tips untuk Sukses muncul pertama di Hello Sehat.

Morning Sickness pada Malam Hari, Ini Cara Mengatasinya

Mual pagi hari adalah istilah yang mengacu pada gejala mual dan muntah yang biasanya menyerang pada minggu-minggu awal kehamilan. Berbeda dengan namanya, morning sickness dapat terjadi kapan saja, termasuk di malam hari. Bahkan ibu hamil sering mengalami gejala mual yang lebih hebat saat itu. Terkadang, morning sickness yang muncul di malam hari bahkan lebih merepotkan karena dapat mengganggu tidur Anda.

Apa yang menyebabkan morning sickness pada malam hari?

penyebab mual saat hamil mual di pagi hari

Belum diketahui dengan pasti apa penyebabnya morning sickness di malam hari. Kemungkinan besar dari mual yang Anda alami adalah perubahan hormon dalam tubuh, indra penciuman yang lebih sensitif, dan berkurangnya fungsi pencernaan.

Khusus untuk ibu yang memiliki anak kembar, masalah kesehatan yang biasanya menyerang selama kehamilan mungkin lebih hebat dibandingkan dengan kehamilan normal. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit yang menyerang wanita hamil seperti kelenjar tiroid atau penyakit hati juga dapat memicu mual.

Cara Mengatasi morning sickness pada malam hari?

Gejala-gejalanya morning sickness pasti akan tetap dialami oleh siapa saja selama hamil. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi mual dan muntah agar tidak merasa tersiksa dan mengganggu waktu istirahat Anda.

Hindari tidur dengan perut kosong

Ternyata, morning sickness di malam hari bisa dipicu oleh perut kosong. Tidak harus diisi dengan makanan berat, Anda juga bisa makan makanan ringan di antara waktu makan. Namun, ingatlah untuk tidak memilih makanan yang mengandung terlalu banyak gula karena justru akan membuat perut terasa tidak nyaman.

Sebaliknya, pilih makanan yang mengandung protein untuk menjaga kadar gula darah seimbang dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Makanan dengan rasa yang tidak terlalu kuat juga bisa menjadi pilihan tepat seperti roti putih panggang, biskuit biskuit, atau sandwich dengan bahan sehat. Jika Anda menginginkan sesuatu yang menyegarkan, Anda bisa membuat jus buah.

Jauhkan benda-benda berbau tajam dari lingkungan

aromaterapi untuk tidur nyenyak

Seperti yang sudah Anda ketahui, bau hidung selama kehamilan akan lebih sensitif selama kehamilan.

Ini karena volume aliran darah akan meningkat hingga 50% selama kehamilan, sehingga sirkulasi darah ke otak juga menjadi lebih cepat. Ini tentu akan meningkatkan respons Anda terhadap sesuatu, termasuk indera penciuman.

Saat Anda menghirup aroma tajam, tubuh akan memicu reaksi seperti mual. Untuk menghindarinya, singkirkan benda-benda di sekitar Anda yang bisa menimbulkan bau tajam.

Anda bisa mencegahnya morning sickness di malam hari dengan membuka beberapa jendela untuk memberikan ruang bagi udara segar sebelum tidur. Anda juga dapat mencoba menggunakan aromaterapi di dalam ruangan. Wewangian seperti lemon, mint, dan teh hijau akan membantu meredakan mual.

Air minum

air morning sickness
Sumber: Berita Medis Hari Ini

Mual pada morning sickness di malam hari juga bisa disebabkan karena kekurangan cairan. Air minum dapat menghilangkan rasa tidak nyaman ketika Anda mulai mual. Namun, jangan terlalu banyak minum air karena akan menimbulkan perasaan kenyang di perut.

Obat alternatif

cara mengatasi nyeri haid

Untuk mengatasi morning sickness di malam hari, Anda dapat mencoba berbagai solusi alami. Salah satunya dengan membuat teh jahe. Menurut sebuah penelitian, jahe memiliki manfaat untuk meredakan gejala mual dan muntah.

Teh kamomil juga memiliki sifat yang serupa. Minuman ini telah dipercaya sebagai cara untuk mengobati mual selama bertahun-tahun karena kandungannya yang memiliki efek sedatif sehingga dapat membantu Anda tidur. Teh chamomile juga dikenal memberi rasa tenang.

Cara lain, gunakan gelang akupresur mungkin menjadi pilihan. Akupresur adalah terapi alternatif yang akan memberi tekanan pada area tertentu yang dapat meredakan gejala mual.

Bagaimana jika morning sickness di malam hari masih terasa?

Kapan morning sickness di malam hari tidak menjadi lebih baik, penggunaan obat bisa menjadi solusinya. Beberapa obat seperti antiemetik dan vitamin B6 telah dipercaya dalam menangani masalah seperti mual dan muntah. Penggunaannya aman untuk wanita hamil. Namun, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu jika Anda ingin menggunakan obat ini.

Beberapa wanita hamil juga mengalaminya morning sickness yang berlangsung sepanjang kehamilan. Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum. Jika kondisi ini terjadi pada Anda, segera dapatkan bantuan medis.

Postingan Morning Sickness at Night, This How to Atatasi itu muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top