Menghilangkan

Cara Jitu Menghilangkan Bekas Kudis Agar Kulit Mulus Kembali

Gejala kudis dalam bentuk pustula atau bintik-bintik merah dapat meninggalkan bekas ketika penyakit sembuh. Secara umum, bekas luka ini dapat memudar seiring waktu. Namun, skabies yang menghitam tentu saja dapat mengganggu penampilan Anda, terutama jika ada pada kulit yang tidak tertutup oleh pakaian. Apakah ada cara cepat untuk menghilangkan kudis yang menghitam?

Bagaimana scabies meninggalkan bekas luka di kulit?

Kudis atau scabies adalah penyakit kulit yang ditularkan melalui kontak fisik antar kulit. Penyebab utamanya adalah tungau atau kutu Sarcoptes scabiei yang hidup dan berkembang biak di kulit.

Ketika tungau menggali lubang, bintik-bintik merah atau pustula pustular (bintik-bintik melenting) muncul di permukaan kulit. Aktivitas tungau di kulit juga menyebabkan gatal-gatal yang bisa menjadi lebih buruk di malam hari.

Ketika semua tungau mati, bintik-bintik merah akan mengempis dan mengering. Warnanya akan berubah lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Dilansir dari Healthline, karakteristik bekas luka seperti ini termasuk dalam jenis bekas luka atropik seperti bekas jerawat.

Bekas luka yang ditinggalkan oleh kudis karena bagian kulit yang rusak tidak dapat meregenerasi sel kulit baru.

Berbagai cara untuk menghilangkan skabies yang menghitam

Menurut badan kesehatan Cedars-Sinai, nodul kudis dapat benar-benar hilang setelah 1-2 minggu setelah pengobatan kudis berhasil menghentikan infeksi tungau.

Namun, tidak jarang bekas kudis membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memudar. Pada orang tua, kudis akan semakin sulit untuk dihilangkan karena berkurangnya tingkat elastisitas kulit.

Siapa Takut. Bekas luka atropik seperti kudis dapat menghilang lebih cepat! Terapkan metode ini untuk menghilangkan kudis yang menghitam seperti di bawah ini.

1. Gunakan gel penghilang bekas luka

Anda dapat mencoba produk gel penghilang bekas luka silikon yang dijual di apotek. Perawatan dengan gel penghilang bekas luka cukup mudah dilakukan, tidak mengiritasi kulit sensitif dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Gel silikon menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu kulit bernafas, sehingga dapat melembutkan bekas luka. Cara yang efektif untuk menghilangkan bekas luka menggunakan gel adalah dengan mengaplikasikannya selama 12 jam selama 3 bulan penggunaan.

Konsultasikan dengan dokter kulit Anda untuk mengetahui jenis gel silikon apa yang cocok dengan kondisi dan bekas luka kulit Anda.

2. Gunakan krim retinol

Krim retinol ini mengandung vitamin A, yang berperan dalam produksi kolagen. Kolagen ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun kembali jaringan ikat di kulit yang rusak sehingga dapat menjadi cara untuk menghilangkan kudis. Anda bisa mengoleskan krim ini setiap malam sebelum tidur.

3. Eksfoliasi

Metode pengelupasan sebenarnya digunakan untuk mempercepat pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk di kulit. Namun, ini juga dapat digunakan untuk membantu menghilangkan permukaan kulit yang terasa kasar atau tebal, seperti kudis.

Ada berbagai jenis produk pengelupasan kulit yang terdiri dari pengelupasan kulit khusus, scrub atau kuas yang bisa Anda dapatkan di apotek.

4. Menggunakan vitamin E

Salah satu bahan yang dipercaya bisa menghilangkan penyakit kudis adalah vitamin E.

Vitamin E juga dikenal bermanfaat bagi kesehatan kulit. Menggunakan vitamin E sebelum dan sesudah operasi dapat mempercepat proses penyembuhan keloid atau jaringan parut yang tumbuh di sekitar bekas luka.

Karena itu, sebagai cara untuk menghilangkan kudis, terutama yang telah dihitamkan, Anda dapat menggunakan krim, salep, atau suplemen yang mengandung vitamin E.

Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Meski begitu, penggunaan vitamin E sebagai cara untuk menghilangkan scabies belum benar-benar terbukti efektif, tetapi tidak ada salahnya untuk mencobanya walaupun tidak menimbulkan efek samping yang serius.

5. Memanfaatkan bahan alami

Selain bahan yang mengandung vitamin E, ada bahan alami lain yang penggunaannya diyakini bisa menjadi cara untuk menghilangkan bekas luka karena kudis.

Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat untuk menghilangkan scabies dengan mengolahnya:

1. Lidah buaya

Gel lidah buaya sering digunakan untuk mengobati luka bakar dan sensasi panas di permukaan kulit. Cara menggunakannya adalah dengan menghilangkan kulit pada daun lidah buaya yang keras, lalu ambil gel yang terkandung di dalamnya.

Oleskan cairan langsung ke kudis dalam gerakan melingkar. Diamkan selama satu jam, lalu bilas menggunakan air dingin. Lakukan metode ini secara rutin selema 2 kali sehari sampai kudis menghilang.

2. Minyak kelapa

Cara menghilangkan skabies dengan minyak kelapa dapat dilakukan dengan memanaskan beberapa sendok minyak kelapa, lalu memijatnya selama 10 menit pada scabies.

Biarkan minyak kelapa meresap ke dalam kulit selama satu jam. Anda dapat melakukan metode ini dua hingga empat kali sehari.

3. Sayang

Menggunakan madu sebagai obat untuk menghilangkan kudis dapat dilakukan dengan mengoleskannya langsung ke permukaan kulit.

Karena itu perlu dibiarkan berdiri selama beberapa jam, yang terbaik adalah menyingkirkan sisa-sisa kudis setiap malam ketika akan tidur.

Agar madu tidak lengket ke permukaan kulit, lapisi menggunakan perban. Di pagi hari, Anda bisa membersihkannya menggunakan air hangat.

6. Mengupas bahan kimia

Mengupas adalah teknik pengelupasan kimia menggunakan asam lemah yang diaplikasikan pada kulit wajah. Cara menghilangkan kudis, termasuk perawatan kulit yang populer dan dapat ditemukan di mana-mana.

Dengan metode mengupas secara kimia, bagian atas kulit wajah yaitu lapisan epidermis akan terkelupas dan mengekspos lapisan kulit yang lebih baru. Selain itu, metode ini juga bisa menghilangkan flek dan keriput di wajah.

Ada tiga metode pengelupasan kimia yang digunakan untuk menghilangkan kudis:

  • Kulit dalam: Teknik ini menggunakan fenol dan merupakan jenis yang paling banyak digunakan karena dapat menembus ke bagian kulit yang lebih dalam. Metode ini biasanya membutuhkan waktu hingga 3 minggu untuk sembuh. Kulit Anda akan diperban dan harus diganti beberapa kali sehari.
  • Kulit superfisial: Teknik ini memberikan efek yang lebih ringan dan dapat memperbaiki perubahan warna kulit karena cedera ringan.
  • Kulit sedang: Teknik ini biasanya menggunakan asam glikolat dan digunakan untuk pengobatan anti penuaan.

Cara menghilangkan kudis dengan mengupas kimia sebenarnya kurang cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, terutama jika Anda memiliki riwayat eksim dan psoriasis karena dapat memperburuk penyakit ini. Mengupas kimia juga tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui.

7. Mikrodermabrasi

Microdermabasi adalah metode medis yang berfungsi untuk meremajakan kondisi kulit dan memperbarui keseluruhan warna dan teksturnya. Metode ini dapat dilakukan untuk menghilangkan kudis yang menghitam. Prosedur perawatan kulit ini dilakukan dengan menggosok aplikator pada permukaan kulit.

Aplikator yang digunakan adalah sikat berputar yang dapat menembus ke dalam jaringan kulit untuk mengangkat sel kulit mati.

Perawatan kulit ini juga bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat ringan, garis-garis halus, bintik-bintik penuaan, dan kusam. Mikrodermabrasi adalah prosedur khusus yang hanya dapat dilakukan oleh dokter kulit atau dokter kulit.

Posting Bagaimana Menghilangkan Kudis Persis Cara Menghaluskan Kulit Kembali muncul pertama kali di Hello Sehat.

Tips Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Anda pasti sudah mencoba berbagai produk perawatan kulit yang cocok untuk menghilangkan bekas jerawat. Memiliki kulit yang bersih dan bebas dari bekas jerawat selalu menjadi dambaan wanita. Terutama Anda yang selalu berurusan dengan polusi jalanan setiap hari saat akan kuliah atau ke kantor, sering menghadapi masalah bekas jerawat.

Siapa tahu, coba tips berikut ini bisa membantu Anda menghilangkan bekas jerawat.

Pilih produk perawatan kulit untuk menghilangkan bekas jerawat

Bekas jerawat seringkali meninggalkan noda atau kehitaman pada kulit. Terkadang zit cacat membuat penampilan jadi terganggu. Apalagi ketika Anda sering berhadapan langsung dengan banyak orang atau bertemu dengan klien.

Agar bekas jerawat tidak lagi mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, berikut adalah tips tentang produk perawatan kulit yang bisa menghilangkan bekas jerawat.

1. Sabun atau pembersih wajah

Membersihkan wajah dengan sabun wajah yang mengandung asam salisilat dapat membantu menghilangkan bekas jerawat. Konten tersebut juga dapat mengurangi tanda merah dan flek hitam yang disebabkan oleh jerawat, dan menghilangkan kulit mati.

Sabun wajah ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit untuk perawatan wajah sehari-hari. Anda dapat melihat perubahan dalam beberapa minggu setelah menggunakannya secara teratur.

Alternatif lain untuk menghilangkan bekas jerawat, coba gunakan produk sabun dengan kandungan pepaya. Pepaya dapat mengobati dan mengobati jerawat yang tertinggal di wajah.

Anda juga dapat menggunakan sabun wajah berdasarkan pepaya. Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu meredakan peradangan kulit. Kandungan vitamin A dalam sabun wajah pepaya juga mendukung pertumbuhan sel kulit baru dan mengurangi bekas jerawat.

2. Menggunakan toner atau zat

Penggunaan toner atau zat perlu disesuaikan dengan kondisi kulit wajah. Jika Anda memiliki jenis kulit normal atau kulit kering sensitif, sebaiknya gunakan toner.

Biasanya toner berbasis air dapat menghilangkan sisa make-up dan kotoran. Pilih toner dengan asam glikolat untuk membantu mengurangi noda. Toner juga mampu melembabkan kulit dan membuat kulit lebih lembut.

Sementara itu, zat biasanya mengandung alkohol untuk menghilangkan minyak di wajah dan mencegah Anda dari jerawat. Namun, penggunaan astringent dan toner direkomendasikan jika Anda memiliki jenis kulit berminyak untuk mencegah tumbuhnya jerawat dan menghilangkan bekas jerawat.

3. Gel bekas luka anti jerawat

Juga menerapkan produk bekas luka anti jerawat untuk menghilangkan bekas jerawat yang membandel. Pilih produk yang mengandung Niacinamide, Allium Cepa dan MPS (Mucopolysachharide, dan pionin.

Ketiga bahan ini memiliki peran masing-masing dalam menghilangkan bekas jerawat. Niacinamide mengandung vitamin B3 yang mampu menyamarkan bekas jerawat. Allium Cepa dan MPS (Mucopolysachharide) bekerja bersama untuk mengatasi ketidakseimbangan kulit atau hiperpigmentasi, membunuh bakteri penyebab jerawat, dan mencegah peradangan.

Anda bisa menggunakannya di area tersebut bekas luka jerawat setidaknya 2-3 kali sehari, terutama di pagi hari dan sebelum tidur. Namun, jangan lupa untuk membersihkan tangan Anda sebelum dan sesudah digunakan.

4. Serum

Produk serum wajah juga merupakan salah satu cara untuk menghilangkan bekas jerawat yang tertinggal. Pilih serum yang mengandung vitamin C. Vitamin C memiliki kandungan antioksidan yaitu asam askorbat yang dapat menenangkan kulit wajah dan menghilangkan bekas jerawat. Konten tersebut juga memperlakukan kesehatan dan kekencangan kulit dengan mendukung produksi kolagen.

Penggunaan serum dengan kandungan asam azellic juga merupakan alternatif yang baik. Asam azelic dapat mengatasi peradangan kulit dan hiperpigmentasi yang terkait dengan bekas jerawat.

5. Masker wajah lidah buaya

Gunakan produk masker wajah yang mengandung lidah buaya untuk menghilangkan bekas jerawat. Lidah buaya mengandung komponen aloesin yang mengurangi hiperpigmentasi karena bekas jerawat. Selain itu, aloesin juga kulit gelap memudar dan cacat secara alami.

Selain merelaksasi kulit wajah, masker lidah buaya juga memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Gunakan masker lidah buaya dua kali sehari selama beberapa minggu, disertai dengan perawatan produk lain sehingga bekas jerawat bisa selesai secara optimal.

Posting Tips Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Menghilangkan Bekas Jerawat muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top