Muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ada berbagai tanda yang dialami wanita pada awal kehamilan. Beberapa di antaranya mudah dikenali, misalnya morning sickness atau keputihan. Ada juga tanda-tanda kehamilan muda yang tidak begitu umum, dan diare diyakini salah satunya.

Diare pada wanita hamil dapat disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari terlalu banyak makan makanan pedas, alergi makanan, hingga yang lebih serius seperti infeksi bakteri atau virus. Lalu, apakah perubahan pada tubuh yang terjadi selama kehamilan muda juga bisa menyebabkan kondisi ini?

Gejala diare selama kehamilan muda

diare pantang

Diare adalah salah satu gangguan pencernaan yang paling umum dialami oleh wanita hamil. Gejala utamanya adalah keluarnya kotoran bertekstur berair. Pada wanita hamil, kondisi ini dapat diperburuk oleh perubahan hormon, perubahan pola makan, dan stres.

Orang yang mengalami diare umumnya juga mengalami gejala seperti:

  • Buang air besar (usus) encerkan 2-3 kali dalam 24 jam
  • Bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air besar
  • Kram perut dan / atau nyeri
  • Bengkak
  • Mual

Jika diare disebabkan oleh infeksi, Anda mungkin juga mengalami demam, buang air besar berdarah, pusing, dan muntah. Diare yang parah atau berkelanjutan dapat menyebabkan dehidrasi.

Benarkah diare adalah pertanda kehamilan muda?

Diare dehidrasi berat

Kadar hormon dalam tubuh Anda akan naik dan turun selama siklus menstruasi. Selain mempengaruhi organ reproduksi, perubahan hormon juga bisa terjadi menyebabkan gejala gangguan pencernaantermasuk sembelit, kembung dan diare.

Salah satu hormon yang paling berpengaruh adalah progesteron. Kadar progesteron meningkat setelah sel telur dikeluarkan dari ovarium (ovulasi). Hormon ini kemudian merangsang penebalan dinding rahim agar siap menampung sel telur yang telah dibuahi.

Progesteron juga memiliki efek lain. Hormon ini membantu mengendurkan otot-otot halus, termasuk yang ada di rahim, usus kecil, dan usus besar. Setelah otot-otot saluran pencernaan rileks, proses pencernaan akan terpengaruh

Dalam kondisi normal, otot-otot saluran pencernaan akan memanjang dan memendek saat mencerna makanan. Proses ini menghasilkan kontraksi otot yang menyerupai bentuk gelombang yang disebut peristaltik.

Gerakan ini digunakan untuk memindahkan makanan yang dicerna di usus. Setelah nutrisi diserap, sisa produk pencernaan akan didistribusikan ke usus besar. Limbah makanan kemudian dikumpulkan di rektum dan keluar melalui anus dengan peristaltik yang sama.

diare pada ibu hamil diare selama kehamilan menyebabkan gejala diare

Diare terjadi ketika makanan yang telah dicerna terlalu cepat melewati usus. Usus besar tidak dapat menyerap cukup air sehingga tinja yang keluar memiliki tekstur yang tipis. Jika otot-otot saluran pencernaan menjadi rileks, yang terjadi adalah sebaliknya.

Peristaltik usus akan berkurang sehingga makanan yang telah dicerna dipertahankan lebih lama di usus. Usus besar akan menyerap lebih banyak air dari sisa makanan. Akibatnya, Anda justru mengalami sembelit.

Wanita hamil muda dapat mengalami diare. Namun, diare bukanlah tanda kehamilan muda. Tingginya kadar progesteron menjadikannya lebih umum bagi wanita hamil muda untuk mengalami sembelit.

Cara mengatasi diare selama kehamilan muda

makanan untuk diare

Diare selama kehamilan muda bisa sangat mengganggu, terutama jika Anda mengalami gejala kehamilan lainnya. Namun, diare ringan biasanya dapat diobati dengan mudah dan akan hilang setelah beberapa hari.

Berikut beberapa tips untuk mengatasi diare selama kehamilan:

1. Sesuaikan diet Anda

Perbanyak makanan biasa yang sederhana dan mudah dicerna. Makanan-makanan ini akan memudahkan kerja sistem pencernaan dan menyerap kelebihan air dalam tinja. Contoh makanan yang bisa dikonsumsi termasuk pisang, nasi, kentang rebus, dan havermut.

Hindari juga makanan yang merangsang pencernaan atau mengiritasi saluran pencernaan. Sebelum Anda pulih, hindari makanan pedas, gorengan, dan makanan berserat tinggi seperti buncis dan biji-bijian.

2. Tingkatkan asupan cairan

Diare dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan elektrolit. Jadi, gandakan asupan cairan Anda dari air minum dan makan makanan. Jika perlu, Anda bisa menggunakan oralit untuk mengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang.

3. Tingkatkan jumlah istirahat

Hamil atau tidak, penderita diare harus lebih banyak beristirahat. Aktivitas berat membuat tubuh stres dan lebih mudah mengalami dehidrasi. Akibatnya, gejala diare juga bisa bertambah buruk.

Diare bukanlah tanda kehamilan muda. Bahkan jika seorang wanita hamil muda mengalami diare, ini biasanya tidak membahayakan ibu atau janin. Diare dapat hilang setelah Anda beristirahat selama beberapa hari.

Namun, namun waspadai gejala yang Anda alami. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami diare persisten, diare disertai darah, demam tinggi, atau gejala dehidrasi parah.

Pasca diare adalah tanda bahwa Anda masih muda, benar atau tidak? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Hamil Muda Tetap Bisa Traveling Dong, Ini Tipsnya!

Sebelum 36 minggu kehamilan, Anda masih bisa bepergian ke tempat-tempat favorit Anda. Bepergian memiliki manfaat psikologis dan fisik bagi ibu. Dengan suasana yang berbeda, sudah saatnya bagi para ibu untuk menyegarkan diri dan menghindari stres.

Agar perjalanan berjalan lancar saat hamil muda, beri tahu penjelasan singkat dan tips aman.

Ketahui terlebih dahulu kondisi ibu sebelum memutuskan untuk bepergian

tradisi wanita hamil

Anda perlu tahu kapan waktu terbaik untuk bepergian. Biasanya pada trimester pertama, beberapa ibu mengalami morning sickness. Mual diikuti oleh muntah adalah salah satu gejalanya morning sickness. Ini adalah masalah umum yang terjadi pada wanita hamil.

Sebelum bepergian, sang ibu harus mempertimbangkan apakah kondisi tubuhnya masih mengalami morning sickness. Tentunya momen perjalanan itu tidak mengasyikkan ketika sang ibu harus berurusan dengan mual sepanjang waktu.

Sadar dan memperhatikan kondisi seseorang sendiri adalah salah satu tips dasar untuk wanita hamil muda yang ingin bepergian. Untungnya, jika sang ibu tidak mengalami masalah morning sickness.

Luncurkan halaman WebMD, waktu terbaik untuk bepergian adalah pada trimester kedua. Selama kehamilan muda ini, Anda bisa menjadi lebih kuat dan menikmati perjalanan ke tempat-tempat favorit Anda. Sementara maskapai tidak merekomendasikan ibu yang akan bepergian pada usia kehamilan 36 minggu atau trimester ketiga.

Nah, untuk wanita yang masih muda dan sudah membuat daftar tujuan wisata yang akan dikunjungi, ketahui tips bepergian dalam penjelasan di bawah ini, mari.

Tips untuk perjalanan yang aman dan nyaman selama kehamilan muda

Agar perjalanan ini menyenangkan, Anda harus melakukan semua persiapan dengan benar. Mulai dari kesehatan, barang yang perlu dibawa, hingga makanan atau minuman yang harus disiapkan. Dengan persiapan yang matang, para ibu dapat menikmati setiap momen perjalanan dengan lebih optimal.

Baca beberapa tips saat bepergian untuk wanita hamil muda.

1. Periksa dengan dokter kandungan Anda

bidan atau dokter kandungan

Sebelum Anda pergi, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda. Meskipun usia kehamilan aman untuk bepergian, dokter Anda mungkin memiliki rekomendasi dan saran yang diperlukan selama liburan Anda.

Lakukan tips ini sebelum Anda memutuskan untuk bepergian ke luar kota atau negara. Penting untuk memastikan tidak ada faktor risiko untuk Anda dan bayi Anda dalam kandungan.

2. Tentukan tujuan

liburan kanker kulit
Sumber: Josie Wanders

Tips bepergian saat hamil muda berikutnya adalah memilih lokasi. Pilih tujuan di mana Anda dapat bersantai dan menikmati pemandangan. Hindari pergi tur kelompok dengan tujuan ramai. Tentunya, ini akan menyebabkan kelelahan fisik.

Anda bisa memilih tur pribadi sehingga saat bepergian bisa lebih dinikmati. Misalnya bersantai sambil memandangi pemandangan, berbelanja di tempat yang Anda inginkan, atau mencicipi kuliner tanpa perlu berburu waktu.

Perlu diingat, jika Anda memutuskan untuk pergi ke luar negeri, pastikan untuk mengikuti ketentuan vaksinasi. Karena di beberapa negara merekomendasikan vaksinasi sebagai syarat bagi wisatawan asing.

3. Jangan lupa minum

partikel plastik dalam air mineral botol

Tips untuk perjalanan yang aman selama kehamilan muda lainnya, selalu minum sepanjang waktu. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat mencegah pembengkakan pada tangan, kaki, dan menghindari penyumbatan pembuluh darah.

Kurang minum dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga Anda merasa lebih karena jetlag. Konsumsi air mineral yang cukup dapat mengurangi risiko kelelahan selama perjalanan.

4. Siapkan camilan sehat

tips bepergian saat hamil

Rasanya seperti mulut ingin terus mengunyah sepanjang perjalanan. Nah, selalu sediakan camilan sehat saat Anda bepergian. Ini adalah tips perjalanan wajib saat Anda muda. Pilihan camilan sehat yang bisa dibawa antara:

  • camilan atau sereal gandum
  • tongkat keju dipasteurisasi
  • buah kering atau segar
  • salad sayur
  • biji atau kacang
  • granola
  • yogurt

Saat lapar menyerang, segera makan camilan sehat ini. Tidak perlu banyak, tetapi konsumsilah dalam frekuensi yang sering untuk meningkatkan energi Anda saat bepergian.

Pos Muda Hamil Masih Bisa Bepergian Dong, Berikut Tipsnya! muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top