Mungkin

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering tercium menyengat saat melewati suatu area tertentu, namun saat mencarinya tidak dapat menemukan sumber baunya? Banyak orang mengatakan bahwa ini adalah bau hantu yang mengikuti Anda. Benarkah itu? Yuk, cari tahu fakta-fakta berikut ini.

Kenapa saya sering mencium bau yang tidak ada?

menyebabkan hiperosmia, kepekaan terhadap bau

Anda mungkin mencium bau telur busuk, tetapi tidak ada orang lain yang memiliki bau yang sama. Tidak tahu dari mana asalnya, Anda langsung curiga bahwa Anda sedang diikuti hantu atau hal mistis lainnya.

Tunggu dulu, ini bisa dijelaskan secara ilmiah lho. Dalam dunia medis, fenomena ini disebut phantosmia atau halusinasi penciuman.

Phanthosmia adalah penyakit yang memungkinkan Anda mendeteksi bau tertentu meskipun tidak ada. Karena itulah, orang sering menyebut fenomena ini sebagai "bau hantu".

Bau tidak hanya tentang bau yang tidak sedap, tetapi juga bisa berbau seperti wewangian. Bau yang dihirup bisa terus tercium saat Anda berjalan atau sekedar menciumnya sebentar lalu hilang seketika.

Ternyata, sensasi mencium bau tak berwujud ini bukan tanpa sebab. Dilansir dari Mayo Clinic, ada dua hal yang bisa menyebabkan phanthosmia, yakni gangguan saraf di otak akibat cedera kepala atau infeksi saluran pernapasan bagian atas seperti flu atau pilek.

Selain itu, kondisi ini juga bisa dialami orang dengan kondisi sebagai berikut:

  • Radang sinus
  • Polip hidung
  • Tumor otak
  • Epilepsi
  • Depresi
  • Penyakit parkinson, dan sebagainya.

Bagaimana cara memastikan gejala phantosmia atau tidak

menyebabkan mulut kering

Anda mungkin kesulitan membedakan apakah kelainan penciuman ini merupakan gejala dari phanthosmia atau bukan. Dalam beberapa kasus, bau aneh yang Anda hirup sebenarnya berasal dari hal-hal di sekitar Anda, lho. Hanya saja, baunya disamarkan.

Bau aneh dan tidak berwujud ini mungkin berasal dari benda-benda berikut:

  • Ventilasi udara di dalam rumah kotor, sehingga tercium bau pengap yang aneh dan mengganggu.
  • Tempat tidur baru.
  • AC atau pemanas baru, seringkali dengan bau kimiawi yang aneh.
  • Deodoran atau alat kosmetik baru.

Cara memastikannya seperti ini. Kapan pun Anda mencium sesuatu yang tidak biasa atau aneh, coba catat waktunya dalam jurnal. Misalnya, jika Anda sering mencium bau aneh di tengah malam dan terjadi secara rutin, bisa dari kasur atau benda yang ada di kamar Anda.

Jadi intinya, munculnya bau aneh tersebut pasti ada penyebabnya. Hanya saja Anda mengalami halusinasi penciuman sehingga Anda merasa bau tersebut tidak memiliki sumber yang pasti.

Bisakah masalah halusinasi penciuman ini diobati?

efek samping jangka panjang dari semprotan hidung

Kabar baiknya, phantosmia atau halusinasi penciuman bukanlah penyakit serius. Faktanya, gejala phantosmia biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan.

Namun, jika hal ini benar-benar mengganggu aktivitas Anda, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Sebagai langkah pertama, dokter Anda akan merekomendasikan agar Anda membilas bagian dalam hidung Anda dengan larutan garam (air garam). Cara ini bekerja untuk membantu menghilangkan hidung tersumbat dan meredakan gejala yang mengganggu.

Jika gejalanya tidak kunjung hilang, dokter akan memberi Anda obat-obatan tertentu untuk meredakan gejalanya. Obat-obatan ini meliputi:

  • Anestesi untuk mematikan rasa sel saraf di hidung
  • Obat-obatan yang dapat menyempitkan pembuluh darah di hidung
  • Krim atau semprotan hidung steroid

Tetapi sekali lagi, pengobatan phantosmia didasarkan pada penyebabnya. Jika kondisi ini disebabkan oleh gangguan neurologis di otak akibat epilepsi, maka dokter mungkin akan melakukan pembedahan untuk mengobatinya.

Pos Sering Mencium Sesuatu Tapi Tidak Ada? Anda Mungkin Memiliki Phantosmia! muncul pertama kali di Hello Sehat.

Alasan Merawat Kulit Wajah Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Merawat kulit wajah sejak dini memang penting. Namun wajah merupakan aset yang sangat penting bagi tubuh. Dengan kulit wajah yang sehat, polutan penyebab penyakit bisa dihindari.

Sejak kapan kita harus mulai merawat kulit wajah? Tentu jawabannya sejak usia dini, dimulai dari masa remaja. Perawatan kulit yang dilakukan sejak dini menjadi investasi Anda di hari tua.

Risikonya jika kita tidak merawat kulit wajah sejak dini

Merupakan dambaan setiap orang untuk selalu tampil muda di segala usia. Sayangnya keinginan tersebut tidak selalu bisa terpenuhi karena sekarang ada masalah penuaan dini yang bisa mengganggu penampilan kita.

Launching Everyday Health 90% penyebab penuaan dini adalah faktor radiasi matahari dan asap rokok. Oleh karena itu, kedua faktor tersebut perlu dicegah dengan pengobatan sejak remaja.

Mungkin di awal usia 20-an kita tidak terlalu khawatir dengan kondisi kulit saat ini. Seolah semuanya terasa baik-baik saja, tanpa melakukan rangkaian perawatan kulit tertentu. Tapi ingat, menjaga kulit Anda tetap bersinar pada usia 20 tahun ke atas adalah investasi jangka panjang dalam hidup.

Debra Jaliman, seorang dokter kulit dan asisten profesor klinis di Mount Sinai School of Medicine di New York, mengatakan membiarkan kulit yang tidak dirawat dapat menumpuk masalah kulit. Misalnya, tidak melakukan pengelupasan kulit dapat menumpuk sel kulit mati, sehingga kesehatan kulit tidak terjaga.

Efek yang terjadi saat kita malas melakukan eksfoliasi adalah kulit menjadi lebih kusam. Padahal, kulit butuh regenerasi.

Selain itu, jika seseorang tidak merawat kulit wajah sejak dini, maka dapat meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini. Selain itu, kulit juga rentan mengalami dehidrasi dan meningkatkan risiko kanker kulit akibat radiasi UV.

Anda mungkin tidak mengalami masalah kulit ini sekarang, tetapi mungkin terjadi nanti. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perawatan kulit sedini mungkin.

Manfaat merawat kulit sejak dini untuk kesehatan tubuh

langkah perawatan kulit

Tidak ada yang terbuang saat Anda mulai menjaga kesehatan kulit mulai dari sekarang. Salah satu manfaat merawat kulit sejak dini adalah dapat mencegah terjadinya penuaan dini.

Bagaimanapun juga, kulit merupakan organ terluar tubuh manusia. Kulit memberikan perlindungan bagi organ dalam tubuh dengan melawan polutan, sinar UV, dan mikroorganisme penyebab penyakit.

Oleh karena itu, penting untuk merawat kulit Anda selagi masih ada waktu. Mengoleskan tabir surya yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB dengan SPF minimal 30 merupakan cara mudah untuk merawat kulit wajah dan tubuh.

Ketika kesehatan kulit terjaga, tentunya akan mengurangi mikroorganisme yang masuk ke dalam kulit. Dengan demikian, kulit menjadi sehat serta terhindar dari jerawat dan iritasi.

Berdasarkan Institut Nasional Arthritis dan Penyakit Muscloskeletal dan Kulit, menjaga kesehatan kulit juga berarti melindungi tubuh kita dari berbagai bakteri yang dapat merusak otot, organ dalam, bahkan tulang kita.

Sehingga dapat dikatakan bahwa menjaga kesehatan kulit selalu membawa manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sejak kapan sebaiknya Anda memulai perawatan kulit wajah?

perawatan kulit

Ada baiknya untuk mulai merawat kulit wajah dan tubuh pada usia pra-remaja. Kulit yang sehat juga membuat wajah terlihat lebih bercahaya. Melakukan perawatan rutin juga dapat mencegah dan menyembuhkan tumbuhnya jerawat dan komedo.

Bagi kaum muda, ada tiga perawatan wajah dasar yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Cuci mukamu

Merawat kulit wajah bisa dimulai dengan mudah dengan menjaganya tetap bersih. Jerawat tumbuh karena keringat, kotoran, minyak. Lebih baik, basuh wajah dengan sabun setiap pagi dan malam sebelum tidur.

2. Oleskan obat jerawat

Usai membasuh muka, jangan lupa keringkan wajah dengan handuk. Lalu gunakan krim untuk menyembuhkan jerawat. Anda bisa membelinya di apotek atau berdasarkan rekomendasi dari dokter kulit biasa. Jangan lupa membaca instruksi sebelum digunakan. Jika tidak ada jerawat, lewati langkah ini dan lanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Gunakan pelembab

Cuci muka dan perawatan jerawat sering kali membuat kulit Anda lebih kencang dan kering. Penting untuk menggunakan pelembab setiap hari agar kulit tetap lembut dan tidak kusam.

Pilih produk yang nonkomedogenik atau bebas minyak, agar pelembabnya dapat menutrisi kulit dan tidak menyumbat pori-pori.

Seiring bertambahnya usia, Anda juga perlu lebih detail dalam merawat kulit wajah dan tubuh. Apalagi di usia 20-an, ada 4 rangkaian perawatan kulit yang perlu diterapkan dalam menjaga kesehatan kulit, yaitu pembersih wajah, exfoliator, pelembab, dan tabir surya.

Saat melakukan aktivitas, tentunya para wanita memolesnya dandan ke wajahnya. Padahal kulit terlindungi dan lembab sepanjang hari dandan, jangan lupa di lap bersih terus sebelum tidur.

Keempat langkah tersebut seperti kewajiban hukum bagi Anda, agar kulit Anda tetap terjaga dan dapat berfungsi secara maksimal.

Postingan Alasan Merawat Kulit Wajah Sedini Mungkin muncul pertama kali di Hello Sehat.

Selalu Mengantuk di Siang Hari? Mungkin Anda Mengidap Hypersomnia

Bahkan jika Anda cukup tidur setiap malam, Anda selalu mengantuk di siang hari. Waspada, bisa jadi itu gejala hipersomnia. Penyakit apa ini?

Apa itu hipersomnia?

Hipersomnia adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menjadi terlalu mengantuk di siang hari atau menghabiskan waktu terlalu lama untuk tidur. Penderita hipersomnia bisa tertidur kapan saja, bahkan saat sedang melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, seperti saat bekerja atau mengendarai kendaraan.

Dampak utama hipersomnia adalah terganggunya aktivitas, dan penurunan fungsi kognitif yang signifikan akibat rasa kantuk.

Apa penyebab hipersomnia?

Hipersomnia dapat terjadi dengan sendirinya atau dikenal dengan istilah hipersomnia primer, dimana tidak ada faktor lain yang menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan. Sedangkan hipersomnia yang disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu dikenal dengan hipersomnia sekunder.

Hipersomnia primer disebabkan oleh fungsi sistem saraf pusat dalam mengatur waktu bangun dan tidur. Gejala utama hipersomnia primer adalah rasa kantuk di siang hari meski sudah cukup tidur di malam hari. Sedangkan hipersomnia sekunder lebih mungkin disebabkan oleh rasa lelah akibat kurang tidur, mengalami gangguan tidur, riwayat penyakit kronis, konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu.

Hipersomnia primer cenderung lebih jarang daripada hipersomnia sekunder. Mengantuk tanpa sebab dapat disebabkan karena faktor lingkungan atau faktor keturunan, namun tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh penyakit genetik yang langka seperti distrofi miotonik, Sindrom Prader-Willi, dan Penyakit Norrie.

Faktor yang membuat Anda berisiko mengalami hipersomnia

Jika dibandingkan dengan wanita, pria lebih mungkin mengalami hipersomnia, kondisi ini juga lebih mungkin terjadi jika Anda:

  • Mengalami berbagai gangguan tidur, khususnya tidur apnea
  • Mengalami lebih banyak beban
  • Merokok secara teratur dan konsumsi alkohol
  • Menggunakan obat-obatan narkotika
  • Menggunakan obat penenang dan antihistamin
  • Kurang tidur.
  • Faktor keturunan, ada kerabat atau keluarga yang cenderung mengalami hipersomnia
  • Pengalaman sindrom kaki gelisah
  • Menderita depresi
  • Menderita epilepsi
  • Sejarah multiple sclerosis
  • Memiliki penyakit ginjal
  • Riwayat cedera sistem saraf, terutama trauma kepala
  • Riwayat penyakit hipotiroid

Bagaimana cara mendiagnosis hipersomnia?

Gejala hipersomnia sering terjadi, dengan American Sleep Association memperkirakan 40% populasi mengalami rasa kantuk yang berlebihan. Namun untuk mendeteksi hipersomnia primer diperlukan beberapa jenis tes dan instrumen seperti:

  • Tes fisik untuk memeriksa kewaspadaan
  • Penilaian kantuk dengan menggunakan Skala Kantuk Epworth
  • Penilaian jenis tidur yang dialami sepanjang hari dengan tes latensi tidur ganda
  • Penggunaan polisomnogram untuk memantau aktivitas otak, gerakan mata, detak jantung, kadar oksigen dan pernapasan saat tidur
  • Memantau waktu Anda bangun dan tertidur untuk menentukan pola tidur.

Apa saja gejala hipersomnia selain kantuk di siang hari?

Hipersomnia juga dapat diidentifikasi dengan perasaan mengantuk, dan beberapa efek samping dari hipersomnia meliputi:

  • Merasa lemas
  • Gangguan emosional atau mudah tersinggung
  • Gangguan kecemasan
  • Kehilangan selera makan
  • Kesulitan berpikir atau berbicara
  • Pikiran berkabut
  • Kesulitan mengingat hal-hal sederhana
  • Gelisah atau tidak bisa diam.

Kondisi yang berhubungan dengan hipersomnia

Hipersomnia primer memiliki gejala yang sangat mirip dengan serangan tidur atau narkolepsi. Namun, keduanya adalah dua kondisi yang berbeda. Selain itu, hipersomnia tidak menunjukkan gejala tidur mendadak seperti yang terjadi pada penderita narkolepsi.

Hipersomnia juga dapat dikaitkan dengan gangguan sistem saraf pusat yang cenderung sulit dikenali, seperti tumor otak, gangguan pada hipotalamus dan batang otak. Selain itu, penyakit yang terjadi di usia tua seperti Alzheimer dan Parkinson juga memiliki gejala kantuk yang berlebihan.

Bagaimana cara mengatasi hipersomnia?

Hipersomnia dapat diatasi berdasarkan penyebab hipersomnia. Hipersomnia sekunder diobati dengan menghilangkan kondisi atau penyakit yang menyebabkan hipersomnia. Penggunaan obat-obatan yang bersifat stimulan juga digunakan untuk mengurangi rasa kantuk dan membantu agar tetap terjaga.

Perubahan gaya hidup penting dilakukan dalam proses koping, salah satunya dengan menetapkan jadwal tidur yang teratur. Terapkan pola kebersihan tidur dengan menghindari aktivitas yang dapat menurunkan kualitas tidur Anda saat akan memasuki waktu tidur. Dan ciptakan kamar tidur yang nyaman dan aman untuk tidur, seperti menggunakan bantal dan menjauhkan sumber gangguan.

Individu yang mengalami hipersomnia juga disarankan untuk berhenti merokok dan konsumsi alkohol serta mengonsumsi makanan yang seimbang untuk menjaga metabolisme dan tingkat energi. Sebagian besar kondisi hipersomnia dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Jika cara ini tidak berhasil, dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Postingan Selalu Mengantuk di Siang Hari? Mungkin You Have Hypersomnia muncul pertama kali di Hello Sehat.

4 Masalah Gizi yang Mungkin Terjadi pada Bayi Serta Cara Penanganannya

Sejak awal kelahiran, memperhatikan semua asupan gizi harian bayi adalah salah satu hal penting untuk memenuhi kebutuhan gizi. Sayangnya, asupan gizi harian bayi terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga menyebabkan masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Apa saja gangguan atau masalah gizi yang berisiko bagi bayi?

Berbagai masalah gizi pada bayi

Status gizi bayi sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak ia masih di dalam kandungan sampai ia berusia dua tahun. Rentang waktu juga dikenal sebagai 1000 hari pertama kehidupan dan periode emas.

Selama 1000 hari pertama atau periode emas, bayi diharapkan mendapatkan asupan nutrisi harian yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Alasannya adalah karena selama 1000 hari pertama, pertumbuhan tubuh dan otak anak berkembang sangat pesat.

Asupan nutrisi yang cukup selama kandungan hingga bayi mencapai usia dua tahun akan membuatnya lahir dan tumbuh dengan baik.

Sebaliknya, jika asupan gizi bayi tidak terpenuhi secara optimal, kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan mengalami hambatan.

Bahkan, pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat bisa sulit untuk diperbaiki sampai akhirnya mempengaruhi kehidupan dewasa nanti.

Tidak menutup kemungkinan, bayi bisa mengalami masalah gizi karena asupan gizi harian yang tidak memadai. Untuk lebih memahami, berikut adalah beberapa masalah gizi pada bayi yang mungkin terjadi:

1. Masalah gizi berat lahir rendah pada bayi

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah salah satu masalah gizi pada bayi. Seperti namanya, kondisi berat lahir rendah ini terjadi ketika bayi baru lahir memiliki berat badan di bawah kisaran normal.

Idealnya, bayi yang baru lahir diklasifikasikan memiliki berat badan normal jika hasil pengukuran berada di kisaran 2,5 kilogram (kg) atau 2.500 gram (gr) hingga 3,5 kg atau 3.500 gr.

Jadi, jika berat bayi baru lahir di bawah 2.500 gram, ini menunjukkan bahwa ia mengalami masalah gizi dalam bentuk BBLR.

Namun, Anda harus ingat bahwa rentang berat badan normal berlaku untuk bayi baru lahir pada 37-42 minggu & # 39; kehamilan.

Tindakan penanganan

Cara mengobati masalah bagi bayi dengan berat badan lahir rendah biasanya disesuaikan kembali dengan gejala, usia, dan kesehatan umum.

Dokter juga akan menilai seberapa parah kondisi anak untuk menentukan tindakan perawatan yang tepat.

Mengutip dari University of Rochester Medical Center, perawatan untuk masalah pada bayi dengan berat lahir rendah, yaitu:

  • Bayi menerima perawatan khusus di unit perawatan intensif neonatal (NICU)
  • Memantau suhu kamar bayi
  • Bayi diberi makanan khusus, baik melalui tabung yang mengalir langsung ke lambung atau tabung IV yang masuk ke pembuluh darah

Selain itu, badan kesehatan dunia WHO merekomendasikan menyusui untuk bayi yang mengalami BBLR sejak lahir. Bahkan, akan lebih baik lagi jika terus menyusui selama enam bulan penuh alias menyusui eksklusif.

2. Malnutrisi pada bayi

Nutrisi yang buruk adalah salah satu dari sedikit masalah gizi pada bayi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan kebutuhan nutrisi harian.

Dengan kata lain, asupan harian bayi dengan gizi kurang cenderung kurang dan tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh mereka.

Berdasarkan Permenkes No. 2 tahun 2020 tentang Standar Antropometrik Anak, bayi termasuk dalam kelompok kurang gizi ketika pengukuran berat badan menurut tinggi badannya di bawah normal.

Lihat, berat dan tinggi badan bayi memiliki unit yang disebut standar deviasi (SD). Biasanya, bayi dikatakan memiliki nutrisi yang baik ketika berat badan berdasarkan tinggi badan mereka berada di kisaran -2 SD hingga 2 SD.

Sementara itu, jika anak Anda mengalami kekurangan gizi, pengukurannya berkisar antara -3 dasar hingga kurang dari -2 dasar.

WHO lebih lanjut menjelaskan bahwa masalah gizi buruk pada bayi dapat termasuk terhambatnya pertumbuhan badan, wasting, berat badan rendah, dan defisiensi vitamin dan mineral.

Masalah gizi buruk pada bayi tidak mendadak, tetapi sudah terbentuk karena kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Bayi yang mengalami malnutrisi mungkin mengalami kekurangan gizi sejak dalam kandungan dan sejak lahir.

Tindakan penanganan

Bayi yang kekurangan gizi sangat dianjurkan untuk menyusui eksklusif selama enam bulan penuh. Namun, perawatan ini hanya berlaku untuk bayi di bawah usia enam bulan.

Sedangkan untuk bayi di atas enam bulan dengan kondisi gizi buruk dapat diatasi dengan memberikan MPASI.

Lengkap di sini berarti dapat memenuhi semua kebutuhan gizi anak Anda. Selain itu, Anda disarankan untuk tidak melewati kudapan atau kudapan di antara makanan utama bayi.

Jika perlu, bayi dapat diberikan MPASI yang telah diperkaya atau ditambahkan berbagai nutrisi untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari mereka.

3. Masalah gizi buruk pada bayi

Masalah gizi lain pada bayi adalah gizi buruk. Nutrisi yang buruk adalah suatu kondisi ketika berat badan berdasarkan ketinggian bayi jauh dari kisaran yang seharusnya.

Permenkes No. 2 tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak menjelaskan bahwa pengukuran bayi dengan kategori gizi buruk kurang dari -3 sekolah dasar.

Sama seperti kekurangan gizi mencakup sejumlah masalah, kekurangan gizi juga. Masalah gizi buruk pada bayi dapat dibagi menjadi kwashiorkor, marasmus, dan marasmus-kwashiorkor.

Marasmus adalah kondisi gizi yang buruk karena asupan energi yang tidak mencukupi. Kwashiorkor adalah masalah gizi buruk yang disebabkan oleh kurangnya asupan protein pada bayi.

Sementara marasmus-kwashiorkor adalah kombinasi dari keduanya, yang merupakan masalah karena asupan protein dan energi kurang dari yang seharusnya.

Tindakan penanganan

Perawatan masalah gizi buruk pada bayi nantinya akan disesuaikan dengan kondisinya, misalnya mengalami marasmus, kwashiorkor, atau marasmus kwashiorkor.

Jika bayi mengalami marasmus, pengobatan dapat dilakukan dengan memberikan susu formula F 75. Susu formula 75 diproses dari gula, minyak sayur, dan protein susu yang disebut kasein yang dicampur menjadi satu.

Selain itu, asupan makanan harian bayi juga akan disesuaikan agar mengandung nutrisi yang cukup, termasuk kalori dan karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Seperti bayi dengan marasmus, masalah malnutrisi dalam bentuk kwashiorkor pada bayi juga membutuhkan pemberian susu formula F 75.

Namun, pemberian makan setiap hari biasanya akan sedikit berbeda karena anak Anda harus mendapatkan sumber kalori makanan termasuk gula, karbohidrat, dan lemak.

Setelah itu, bayi baru dapat diberikan sumber makanan dengan kandungan protein tinggi untuk memenuhi kebutuhannya yang kurang.

Demikian pula, penanganan kasus marasmus-kwashiorkor pada bayi dapat dilakukan dengan menggabungkan dua perawatan sebelumnya.

4. Masalah gizi berlebihan pada bayi

Masalah gizi lain yang juga bisa dialami bayi adalah kelebihan gizi. Nutrisi berlebihan adalah suatu kondisi ketika berat badan berdasarkan ketinggian anak di atas kisaran normal.

Bayi dengan gizi lebih dapat memiliki satu dari dua kondisi, yaitu antara kelebihan berat badan (kegemukan) dan obesitas (gendut).

Bayi dikatakan memiliki berat lebih ketika pengukuran mereka berada di kisaran 2 SD hingga 3 SD. Sedangkan untuk obesitas berbeda dengan lemak biasa karena berada di atas pengukuran 3 sekolah dasar.

Tindakan penanganan

Cara terbaik untuk mengatasi masalah kelebihan gizi pada bayi adalah dengan mengatur asupan makanan dan minuman sehari-hari mereka.

Sebisa mungkin, Anda perlu menjaga asupan makanan dan minuman sehari-hari anak Anda agar beratnya tidak bertambah. Ganti selingan seperti roti manis dengan buah-buahan.

Anda tidak disarankan untuk mengurangi asupan kalori. Sebaliknya Anda harus tetap mengontrol jumlah kalori yang tepat agar tidak berlebihan.

Jika ternyata dokter menganjurkan agar anak Anda mengurangi asupan kalori harian, biasanya bayi Anda akan mendapat rekomendasi menu khusus.

Ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan bayi terpenuhi dengan baik dan tidak menyebabkan kekurangan nutrisi tertentu yang berisiko menghambat pertumbuhan dan perkembangan.

Pos 4 Masalah Gizi Yang Mungkin Terjadi pada Bayi Serta Cara Menanganinya muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top