Psoriasis

Psoriasis Gutata

Postingan Gutata Psoriasis muncul pertama kali di Hello Sehat.

Pencegahan Kambuhnya Psoriasis Melalui Perubahan Gaya Hidup

Psoriasis terjadi karena gangguan sistem kekebalan. Penyakit ini tidak menular, namun bersifat kambuhan sehingga tidak dapat disembuhkan secara tuntas. Namun, Anda tetap dapat mengambil berbagai langkah pencegahan untuk menghindari serangan psoriasis.

Berbagai pencegahan agar psoriasis tidak kambuh

Kekambuhan psoriasis terkadang tidak dapat diprediksi dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor pemicu yang sebenarnya bisa Anda hindari agar psoriasis tidak sering kambuh. Berikut berbagai hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah psoriasis.

1. Hindari stres

bayangkan mengatasi stres

Stres dan psoriasis terkait satu sama lain. Tak hanya akibatnya, stres juga bisa menjadi penyebab psoriasis.

Ini karena tubuh memiliki banyak ujung saraf yang terhubung ke kulit. Saat Anda stres, sistem saraf pusat otak akan mendeteksi bahaya. Ketika sistem kekebalan tidak dapat bekerja dengan baik, terjadi respons peradangan yang menyebabkan gejala seperti gatal, nyeri, atau pembengkakan pada kulit.

Oleh karena itu, mengontrol tingkat stres penting untuk mencegah flare psoriasis. Dalam menghadapi stres, tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu hal-hal apa saja yang menjadi sumbernya dan mencari solusi yang bisa dilakukan.

Cobalah berbagai aktivitas yang dapat menenangkan tubuh dan pikiran Anda, seperti yoga atau meditasi. Anda juga dapat meluangkan waktu sejenak untuk melakukan aktivitas yang membuat suasana hati Anda lebih baik, seperti olahraga ringan, bermain musik, atau bermain dengan hewan peliharaan.

Jika stres yang Anda rasakan mengganggu Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog.

2. Dapatkan paparan sinar matahari

pencegahan psorasis matahari

Sinar ultraviolet dikenal sebagai pengobatan yang efektif untuk pasien psoriasis. Karena khasiatnya mengurangi pertumbuhan sel kulit yang tidak normal, sinar UV buatan sering digunakan dalam fototerapi seperti prosedur UVB atau PUVA buatan.

Tentu saja sinar UV paling mudah didapat dari paparan sinar matahari. Sebagai tindakan pencegahan psorasis, mulailah berjemur di luar ruangan selama sekitar 5-15 menit.

Tapi ingat, jangan terlalu lama berjemur karena bisa membakar kulit dan menimbulkan luka yang justru akan memperburuk kondisi Anda. Gunakan juga tabir surya sebelum keluar rumah.

Kenali struktur kulit manusia, termasuk jenis dan fungsinya

3. Mandi dengan benar

gonta-ganti sabun mandi

Bagi orang yang menderita psoriasis, mandi tidak boleh dilakukan sembarangan. Suhu air yang digunakan, serta produk dan cara penggunaannya, dapat berdampak pada kulit Anda. Jika salah, kulit akan menjadi kering yang dapat memicu atau memperburuk gejala psoriasis.

Untuk mencegahnya, hindari mandi dengan air panas. Mandi dengan air hangat dan batasi waktu menjadi 5-15 menit. Saat menggunakan sabun, oleskan dengan lembut dengan tangan. Jangan gunakan alat seperti sikat tubuh atau sikat shower puff karena akan mengiritasi kulit.

Pastikan juga Anda memilih produk dengan bahan lembut yang khusus dibuat seperti sabun untuk kulit sensitif. Deodoran atau sabun bertekstur menggosok sangat tidak dianjurkan.

4. Gunakan pelembab

pelembab pencegahan psoriasis

Menggunakan pelembab sangat penting dalam pencegahan psoriasis. Selain menjaga kelembapan kulit, pelembap juga bisa membantu mengurangi gejala seperti kemerahan dan gatal.

Produk pelembab kulit tersedia dalam bentuk krim atau minyak. Bagi yang memiliki kulit sangat kering, menggunakan minyak mungkin lebih tepat. Ini karena minyak memiliki umur simpan yang lebih lama dibandingkan krim atau losion.

Perlu diketahui, tidak semua jenis pelembab aman digunakan pada kulit psoriasis. Oleh karena itu sesuaikan produk dengan kondisi kulit Anda, pilihlah pelembab yang bebas pewangi dan mengandung bahan yang aman seperti retinoid, vitamin D, dan asam salisilat. Jika Anda tidak yakin dengan pilihan Anda, ada baiknya untuk meminta rekomendasi dari dokter Anda.

Setelah mandi, keringkan diri Anda dengan menepuk lembut menggunakan handuk. Lalu, oleskan pelembab pada kulit yang masih agak lembap. Lembapkan kembali sebelum Anda tidur.

5. Hindari cedera kulit

Sumber: Davis Law Group, PS

Pada beberapa orang, luka atau luka pada kulit seperti lecet, memar, atau luka bakar dapat memicu kambuhnya gejala psoriasis di area luka. Maka, langkah pencegahan psoriasis selanjutnya adalah menghindari hal-hal yang dapat membuat kulit sakit.

Entah karena goresan benda tajam, paparan sinar matahari langsung, atau gigitan serangga, semua bisa berisiko terkena kondisi ini. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

  • Kenakan baju lengan panjang dan celana panjang saat Anda pergi ke tempat yang banyak tanamannya.
  • Gunakan topi dan tabir surya saat Anda berada di luar ruangan.
  • Gunakan pelindung tubuh seperti pelindung siku dan lutut saat melakukan olahraga luar ruangan.
  • Gunakan losion atau semprotan khusus untuk mencegah gigitan serangga.

6. Pertahankan pola makan yang sehat

makanan pencegahan psoriasis
Sumber: Dermatologi Windsor

Tentu saja, makanan apa pun yang Anda makan dapat berdampak pada kesehatan Anda, termasuk psoriasis yang Anda derita. Ada beberapa makanan yang bisa memicu peradangan, yang tentunya harus Anda kurangi konsumsinya.

Benar, diet tertentu tidak akan menyembuhkan psoriasis, tetapi makan makanan yang sehat bisa menjadi tindakan pencegahan atau mengurangi keparahan gejala.

Oleh karena itu, Anda mungkin perlu menghindari penderita psoriasis seperti daging merah, produk olahan susu, makanan olahan beku seperti nugget atau sosis, dan makanan yang tinggi gula.

Mulailah dengan makan lebih banyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti salmon, sarden, dan tuna. Omega-3 sendiri telah terbukti dapat menghambat peradangan sel yang biasa dialami pasien psoriasis. Tingkatkan juga asupan sayur dan buah yang mengandung antioksidan untuk melindungi Anda dari patogen penyebab penyakit.

Aneka Jenis Vitamin untuk Kulit Sehat, Cerah, dan Awet Muda

Selain itu, ada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya kaitan erat antara obesitas dan peningkatan risiko penyakit ini. Makan dengan porsi yang cukup dan bergizi seimbang termasuk karbohidrat, protein dan serat.

Jika perlu, Anda juga bisa menambah nutrisi dengan mengonsumsi suplemen vitamin. Namun, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa suplemen yang Anda konsumsi aman dan tidak akan mempengaruhi obat yang Anda minum.

Ingat, saat mencoba mencegah psorasis, pastikan Anda memperhatikan setiap perubahan atau gejala yang muncul di tubuh Anda. Jika kulit Anda mulai menunjukkan gejala kembali, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Pencegahan Kekambuhan Psoriasis Melalui Perubahan Gaya Hidup muncul pertama kali di Hello Sehat.

Berbagai Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum Maupun Sesuai Jenisnya

Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak menular. Penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti. Namun, timbulnya gejala psoriasis diketahui melibatkan kondisi autoimun. Seperti apa gejala psoriasis?

Gejala umum psoriasis yang sering muncul

psoriasis

Psoriasis terjadi ketika sel-sel kulit di tubuh membelah secara tidak normal atau berlebihan. Pada orang normal, biasanya kulit mati akan terkelupas dan tergantikan dengan sel kulit baru dalam beberapa minggu. Namun, hal ini tidak terjadi pada orang yang menderita psoriasis.

Penyakit kulit ini menyebabkan sel kulit berkembang biak hingga 10 kali lebih cepat dari biasanya. Alhasil, sel kulit baru akan muncul dan tumbuh hanya dalam hitungan hari. Ini merupakan penyebab psoriasis, yang ditandai dengan permukaan kulit yang menebal dan terakumulasi di area tertentu.

Gejala khas psoriasis ditandai dengan adanya bercak kulit putih atau kemerahan yang tebal. Biasanya ciri penyakit psoriasis ini muncul pada kaki, punggung, lutut, siku, tangan, dan kulit kepala.

Selain itu, penderita psoriasis juga mengalami berbagai gejala, antara lain kulit pecah-pecah yang terkadang bisa berdarah, kuku menebal dengan tekstur yang tidak rata, dan pembengkakan atau kekakuan pada persendian.

Waspadai gejalanya, karena pria dan wanita usia produktif (15-35 tahun) memiliki kemungkinan yang sama untuk mengembangkan psoriasis. Selain itu, mPenting untuk mengenali tanda dan gejala psoriasis agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Mengenali Gejala Psoriasis Berdasarkan Jenisnya

Gejala psoriasis bervariasi tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya. Namun, gejala yang muncul juga dipengaruhi oleh jenis psoriasis yang Anda miliki. Setiap jenis psoriasis memiliki tanda uniknya sendiri.

Berikut ini adalah berbagai gejala menurut jenis psoriasis.

1. Gejala psoriasis vulgaris (psoriasis plak)

Psoriasis vulgaris (plak) adalah jenis psoriasis yang paling umum. Dilansir dari American Academy of Dermatology, sekitar 90 persen orang yang terkena psoriasis memiliki jenis yang satu ini. Penampilannya ditunjukkan oleh:

  • bercak merah pada kulit dengan sisik perak tebal,
  • lapisan kering, tipis, putih keperakan yang menutupi plak,
  • muncul paling sering di kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bawah,
  • kulit kering dan pecah-pecah sampai berdarah, juga
  • gatal dan terbakar di daerah yang terkena.

Selain pada lengan, punggung, atau siku, gejala juga bisa muncul di kuku atau disebut psoriasis kuku. Beberapa perubahan yang terlihat termasuk lekukan kecil di kuku, lapisan kuku yang menebal.

Tekstur kuku pada orang dengan psoriasis kuku dapat menjadi lebih kasar atau rusak, dan warna putih, kuning, atau kecoklatan muncul di bawah kuku. Psoriasis kuku juga dapat menyebabkan penumpukan sel kulit di bawah kuku.

Ada juga psoriasis kulit kepala yang termasuk dalam tipe ini. Psoriasis kulit kepala sering disangka ketombe berlebihan yang sayangnya sering diabaikan oleh sebagian orang. Padahal, keduanya memiliki gejala yang berbeda. Jika ada beberapa area kulit yang tampak merah, menebal, dan bersisik, Anda mungkin menderita psoriasis.

2. Gejala psoriasis guttate

Psoriasis gutata adalah jenis psoriasis yang ditandai dengan bercak kecil berwarna merah muda dan bersisik. Gejala bisa muncul tiba-tiba dan biasanya menutupi area tubuh, kaki, dan lengan yang luas. Terkadang, bercak juga muncul di kulit wajah, kepala, dan telinga.

Kondisi ini paling sering menyerang orang dewasa muda dan anak-anak. Biasanya kondisi psoriasis seperti ini dipicu oleh infeksi bakteri seperti radang tenggorokan.

Berbagai gejala psoriasis ini bisa datang dan pergi seumur hidup atau bahkan muncul hanya sekali seumur hidup dan hilang seiring dengan penyembuhan radang tenggorokan.

3. Psoriasis terbalik

gejala psoriasis
Sumber: MedicineNet

Gejala psoriasis terbalik muncul di area lipatan kulit seperti ketiak, selangkangan, area payudara, alat kelamin, dan bokong. Umumnya, psoriasis terbalik dipicu oleh infeksi jamur pada kulit.

Tidak seperti jenis psoriasis lainnya, perubahan kulit (lesi) yang muncul pada psoriasis terbalik terlihat halus dan tidak menimbulkan sisik keperakan. Hal ini disebabkan karena tingkat kelembapan pada lipatan kulit yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit pada bagian tubuh lainnya.

Lesi kulit psoriasis terbalik luas dan ungu, coklat, atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Pada orang ras Kaukasia, lesi tampak lebih merah. Terkadang, gejalanya bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang akan terasa perih.

4. Psoriasis pustular

Psoriasis pustular (psoriasis pustular) ditandai dengan munculnya pustula, yaitu benjolan kecil berisi nanah. Karakteristik ini membuat jenis ini lebih dikenali daripada jenis psoriasis lainnya. Psoriasis pustular dibagi menjadi tiga jenis yang masing-masing dapat menyebabkan gejala yang berbeda.

Pada psoriasis pustular umum, pustula menyebar ke hampir seluruh bagian tubuh. Kondisinya diikuti oleh berbagai masalah kesehatan lainnya termasuk demam, sakit kepala, nyeri sendi, kelemahan otot, dan rasa lelah yang tidak biasa. Jika ini terjadi, pasien harus segera mencari perawatan medis.

Pada psoriasis pustular palmar-plantar (PPP), munculnya pustula hanya terjadi di area tubuh tertentu seperti telapak tangan atau telapak kaki, terutama di bagian bawah ibu jari atau sisi pergelangan kaki. Awalnya ditandai dengan terbentuknya plak kemerahan yang berubah warna menjadi coklat dan menyebabkan kulit mengelupas.

Sedangkan pada psoriasis acripustulosis pustules, timbul bintil-bintil kecil pada jari tangan atau jempol kaki yang dapat menimbulkan sensasi terbakar. Peradangan ini biasanya terjadi setelah kulit terluka atau mengalami infeksi. Jenis ini akan membuat penderitanya merasa mual saat melakukan aktivitas yang menggunakan banyak tangan atau kaki.

5. Psoriasis eritroderma

Psoriasis eritroderma adalah kasus langka di tubuh yang ditutupi dengan ruam merah dan mengelupas yang gatal dan terasa panas seolah-olah terbakar. Berbagai gangguan klinis yang juga akan dirasakan adalah:

  • naik turunnya suhu tubuh dengan cepat,
  • demam,
  • nyeri sendi arthritis psoriatis,
  • peningkatan detak jantung,
  • pembengkakan pada kaki, dan
  • Pustula atau ruam kulit yang berisi nanah khas psoriasis pustulosa juga dapat muncul di area kulit yang meradang.

Kebanyakan orang dengan psoriasis eritroderma juga memiliki jenis psoriasis lain. Dalam beberapa kasus, psoriasis yang memburuk atau tidak membaik setelah pengobatan dapat berkembang menjadi psoriasis eritroderma.

Kapan saya harus ke dokter?

dermatolog

Jika Anda mengenali ciri-ciri psoriasis seperti yang telah dijelaskan di atas, segera konsultasikan ke dokter. Dokter kemudian akan memeriksa gejala dan memberikan perawatan medis melalui pengobatan psoriasis. Bicaralah dengan dokter Anda jika penyakit Anda:

  • Itu gigih dan membuat Anda sakit dan tidak nyaman.
  • Membuat Anda khawatir tentang penampilan Anda.
  • Menyebabkan masalah persendian, seperti nyeri, bengkak, atau yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Sulit melakukan rutinitas sehari-hari.

Jika dibiarkan, gejala psoriasis tidak hanya bertambah parah, tetapi juga dapat memengaruhi persendian (psoriasis arthritis). Komplikasi ini bisa membuat sendi menjadi kaku dan lambat laun rusak. Akibatnya, seseorang berisiko tinggi mengalami kelainan bentuk sendi permanen.

Segera cari pertolongan medis atau kunjungi dokter kulit jika tanda dan gejala psoriasis semakin parah atau tidak membaik dengan pengobatan. Ini tandanya Anda membutuhkan obat yang berbeda atau kombinasi dari perawatan lain untuk membantu mengendalikannya.

Postingan Aneka Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum maupun Menurut Jenisnya muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top