Latest News

Tips Jitu Atasi Perut Kembung pada Anak

Pernahkah anak mengeluh sakit perut? Saat memegang perutnya, ternyata dia kembung. Perut kembung pada anak-anak bisa menjadi tanda gangguan pencernaan. Salah satu yang paling umum adalah ketika seorang anak mengalami sembelit.

Jika demikian, ibu perlu segera mengambil langkah untuk mengatasinya bengkak si kecil.

Cara mengatasi perut kembung pada anak-anak

Bab anak berusia 2 tahun berwarna hijau

Perut kembung tidak hanya dialami oleh orang dewasa, bahkan anak-anak pun bisa mengalaminya. Perut kembung bisa disebabkan oleh konstipasi. Dalam kondisi sembelit, feses tinggal cukup lama di usus besar sehingga bakteri terus memfermentasi feses. Fermentasi menyebabkan gas yang membuat perut kembung.

Perut kembung disebabkan oleh banyak angin yang terperangkap di perut anak. Anak Anda bisa rewel karena menahan rasa tidak nyaman di perut saat kembung. Ibu bisa mencegah perut kembung pada bayi Anda. Caranya, Anda harus memastikan asupan serat cukup untuk menghindari sembelit.

Sebelumnya, ibu perlu mengetahui apakah perut kembung pada anak-anak disebabkan oleh sembelit (sulit buang air besar) atau karena hal-hal lain seperti peka terhadap makanan tertentu. Ibu bisa mengetahui gejala sembelit lainnya sebagai berikut:

  • Sakit perut
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Mudah marah
  • Menangis atau menjerit saat buang air besar
  • Tidak ingin pergi ke toilet untuk buang air besar (kaki menyilang, pantat mengeras, wajah memerah karena memegang BAB)
  • Celana dalam BAB secara tidak sengaja memakai celana dalam

Jika ibu menemukan gejala ini disertai perut kembung, mari segera atasi dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Berikan air

perut kembung pada anak-anak

Dehidrasi atau kekurangan cairan adalah salah satu penyebab konstipasi. Kekurangan cairan membuat tubuh menjadi keras dan kering. Sehingga, untuk membantu mengatasi kembung akibat konstipasi pada anak, cobalah memberikan air yang cukup kepada anak.

Konsumsi banyak air dapat meredakan gejala perut kembung dan sembelit. Berikutnya adalah konsumsi cairan harian yang harus dipenuhi anak-anak setiap hari menurut Asosiasi Dokter Spesialis Anak Indonesia.

  • 1-3 tahun membutuhkan 1300 mL
  • 4-8 tahun membutuhkan 1.700 mL

2. Makanan berserat

susu formula anak

Salah satu penyebab perut kembung dan penuh adalah sembelit. Karena itu, anak-anak membutuhkan asupan serat yang tinggi. . Serat menjadi bagian penting dalam sistem pencernaan, karena prosesnya dapat meluncurkan saluran pencernaan.

Serat difermentasi oleh bakteri yang ditemukan di usus besar. Hasil fermentasi dapat mendorong peristaltik usus yang mendukung kelancaran sistem pencernaan. Hal ini menyebabkan air menahan dan membuat tinja terbentuk dengan konsistensi lunak di usus besar. Karena itu, ibu perlu memberi anak-anak asupan serat yang kaya.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no. 28 tahun 2019. asupan serat harian yang direkomendasikan untuk anak usia 1-3 tahun adalah 19 gram, sedangkan anak usia 4-6 tahun termasuk 20 gram serat per hari.

Anda dapat menambahkan apel, pir, dan kacang polong ke camilan sehat anak Anda. Selain itu, Anda juga bisa memberi susu kaya akan serat untuk si kecil. Asupan tinggi serat membantu meningkatkan buang air besar untuk mengatasi perut kembung pada anak-anak dan meluncurkan buang air besar.

3. Melakukan aktivitas fisik pacu

Selain menambahkan serat dan minum banyak air, dorong anak Anda untuk melakukannya aktivitas fisik. Metode ini juga membantu mengatasi perut kembung pada anak-anak. Anda bisa mengajaknya bermain sepeda atau berjalan di sore atau pagi hari. Aktivitas fisik dapat membantu buang air besar dan membantu mengatasi masalah perut kembung pada anak karena sembelit.

Misalnya, Anda bisa mengajak anak melakukan aktivitas fisik 30-60 menit setiap hari. Jika kondisi anak pulih dari perut kembung, sebaiknya jadwalkan secara teratur untuk kegiatan fisik. Namun, metode ini dapat mendukung kesehatan anak secara keseluruhan.

4. Istirahat yang cukup

anak yang sedang tidur

Jangan lupa untuk mengingatkan anak Anda agar cukup istirahat. Saat anak beristirahat, sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk memulihkan tubuh bayi.

Anak-anak perlu istirahat yang cukup sehingga sistem imun secara optimal dapat melawan infeksi bakteri yang menyebabkan sembelit dan perut kembung. Sambil tidur, ia juga mendapatkan kembali energinya sehingga ia bisa ceria dalam melakukan aktivitas bermainnya.

Sebagian besar kasus sembelit disebabkan oleh infeksi bakteri dalam sistem pencernaan bayi, menyebabkannya mengalami demam. Jika demikian, ibu perlu segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk anak Anda.

Tidak perlu khawatir lagi, ibu bisa menerapkan poin-poin di atas dalam mengatasi perut kembung karena sembelit pada anak. Saya harap dia selalu sehat!

Posting Tips Mengatasi Perut Kembung yang Tepat pada Anak-anak muncul pertama kali di Hello Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top